Segaris.co
Jumat, 7 Agustus 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom

durian “MUSANG KING” yang tidak KING

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
12 Juni 2023 | 05:21 WIB
in Kolom

Catatan | Ingot Simangunsong

PENYUSURAN pertama setahun umur sebaran bibit durian “MUSANG KING” yang dimulai dari Nagori Dolok Simbolon, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, menggambarkan bahwa proyek tersebut akan menjadi “proyek mubazir” di tigaratusan lebih nagori.

Di Nagori Dolok Simbolon, dari 300-an kepala keluarga (KK) yang ada, hanya puluhan KK penerima 90 bibit durian “MUSANG KING”, karena dari 150 bibit tanaman yang dibagi dengan alokasi anggaran dana desa (ADD), ternyata 60 lainnya adalah bibit pohon Alpukat.

Artinya, tidak sesuai dengan ekspose bahwa yang dibagikan, hanyalah bibit durian “MUSANG KING.”

Kemudian, warga yang menerima bibit, tidak mengetahui (karena tidak ada pemberitahuan atau penjelasan yang detil) bahwa bibit durian yang mereka terima, bernama “MUSANG KING”, yang memiliki kualitas buah bernilai tinggi, dengan harga jual mahal.

Durian “Warisan” dan “Musang King” yang dipandang sebelah mata

Sudahlah tidak tahu namanya, warga penerima bibit, juga tidak diberikan penyuluhan terkait bagaimana pola tanam, dan perawatannya, agar durian yang katanya ‘MUSANG KING” itu, dapat bertumbuh dengan baik.

Yakhhh, warga hanya bertindak sebagai penerima, dan kemudian menanamkan bibit durian yang katanya “MUSANG KING”, di halaman depan atau belakang rumah mereka.

Hanya satu-dua bibit pohon

Setiap KK, hanya menerima satu atau dua bibit pohon durian “MUSANG KING”. Jika tujuan pemberian bibit durian tersebut sebagai salah satu program peningkatan pendapatan warga, maka jumlah yang sedikit itu, tidaklah menjadi “jaminan” atau kebermanfaatannya tidaklah siginifikan.

Bagaimana tidak. Di Nagori Dolok Simbolon tersebut, sudah banyak bibit durian yang mati, yang salah satu penyebabnya adalah ketidak-telatenaan serta ketidakpahaman warga dalam merawat. Kemudian, terkait daya beli pupuk yang dibutuhkan.

Andaikan, sejak awal warga diberikan penjelasan tentang bibit durian “MUSANG KING” (kalau benar itu namanya, red), yang bernilai tinggi, dimana menurut data harga per buah mencapai ratusan ribu rupiah.

Kemudian per pohon dapat menghasilkan dua kali panen dengan nominal pendapatan tambahan Rp25 juta, maka warga akan lebih bergairah melakukan perawatan.

Satu tahun “MUSANG KING” Simalungun, APA KABAR?

Sebaiknya dikelola BUMDes

Jika benarlah, seperti yang diungkapkan mantan Kepala Bidang Pemerintahan Nagori, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori/Desa (DPMPN) Pemkab Simalungun – yang sudah digantikan Kennedy Silalahi, bahwa bibit “MUSANG KING” itu adalah kegiatan di Nagori sepenuhnya, tidak ada arahan/campur tangan DPMN, adalah merupakan tindakan mubazir pihak Nagori membagi-bagikannya ke warga.

Nahhhhh, seharusnya, pihak DPMPN cq Kepala Bidang Pemerintahan Nagori, memberikan arahan atau dorongan kepada para Pangulu (Kepala Desa) untuk mendirikan Badan Usahan Milik Desa (BUMDes) yang salah satu sub usaha yang dikelola adalah kebun durian “MUSANG KING” dengan 90 pohon dan Alpokat 60 pohon.

Dengan konsep BUMDes, keterjaminan hasil buah durian “MUSANG KING” dan “Alpokat” akan lebih terukur dan terawat dengan baik.

Tidak hanya itu, hasil dari kebun durian “MUSANG KING” dan “Alpokat” tersebut, dapat menjadi pendapatan asli nagori, yang masuk ke kas nagori tentunya.

Sekadar mengingatkan, PETANI durian asal Gangga, Jabat Manjulu menyebutkan, “Untuk durian ‘MUSANG KING’, satu kilogram harganya Rp250.000. Makanya satu pohon itu bisa menghasilkan Rp30 juta.”

Selain itu, durian “MUSANG KING” juga terkenal akan ketebalan dengan tekstur kering, lembut, dan tidak berserat. Durian ini juga punya aroma khas yang tidak menyengat.

”Jadi meski pun harganya mahal tetap dibeli dan banyak juga yang kecanduan sehingga datang lagi ke rumah membeli,” katanya.

Bahkan, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah juga pernah menyambanginya untuk mencari durian Musang King.

”Respons pak gubernur luar biasa. Dia senang sekali sampai memanggil dinas-dinas terkait untuk mencobanya,” katanya.

Sudarno: “Tahun 2016 jalan utama dibeton, kemudian ditetapkan jadi jalan kabupaten”

Kendati terlihat menguntungkan, namun perlu perawatan ekstra dan ketelatenan untuk merawat pohon durian sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan.

Sebab pohon durian yang ditanam membutuhkan waktu lima hingga tujuh tahun untuk bisa berbuah.

”Kita konsep alamnya, kita jaga kesuburan dan kita tambah dengan pupuk yang komplit,” kata Jabat Manjulu seperti yang dilansir lombokpost.jawapos.com.

Jika seperti yang diungkapkan Jabat Manjulu itulah, pemahaman terkait program bagi-bagi bibit durian “MUSANG KING” di Kabupaten Simalungun, maka “MUSANG KING”, benar-benar memberikan penambahan pendapatan.

Namun, jika melihat pola pembagian yang terlaksana di lapangan, maka “MUSANG KING” yang ditanam (karena sudah ada yang mati), tidaklah seperti yang diharapkan.

Gamot Huta I, Sudarno: “Mohon Pak Bupati Simalungun prioritaskan bangun jalan 12 kilometer”

Keseragaman ide atau gagasan

Bibit durian “MUSANG KING” itu adalah kegiatan di Nagori sepenuhnya, kata mantan Kepala Bidang Pemerintahan Nagori, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori/Desa (DPMPN).

Jika hal tersebut benar adanya, sesungguhnya sangatlah luar biasa, ide atau gagasan itu, lahir menjadi sebuah keseragaman di benak para pangulu (kepala desa) di 346 nagori (desa).

Tentu, patut diberi apresiasi bagi pangulu (atau siapa pun) yang pertama sekali menyampaikan gagasan perlunya sebaran bibit durian “MUSANG KING”, yang kemudian diikuti menjadi program bagi nagori-nagori lainnya.

Namun, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori/Desa (DPMPN) punya tanggungjawab moral untuk mengontrol (mengawasi) pelaksanaan sebaran dan pertumbuhan durian “MUSANG KING” agar tidak berubah nama menjadi durian “MUSANG yang tidak KING.”

Atau proyek pembagian bibit durian “MUSANG KING” yang menelan dana demikian besar itu, jangan pula berakhir, menjadi proyek “mubazir”.

“MUSANG hilang, KING menjadi tak bermahkota”

Penulis, Ingot Simangunsong, pimpinan redaksi mediaonline segaris.co

 

Tags: DolokDolok SimbolonKingMusangMusang KingsegarisSegaris.coSimbolon
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

Dari startup kebanggaan Indonesia menuju Skandal Internasional: Runtuhnya Imperium eFishery dan pelajaran bagi dunia investasi

by Ingot Simangunsong
1 Agustus 2026 | 19:08 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong TIDAK banyak yang menyangka bahwa eFishery, startup yang pernah dielu-elukan sebagai kebanggaan Indonesia di...

Read more
Kolom

Saat penjaga integritas tergoda: Membaca deretan kasus oknum KPK yang memeras dan mengkhianati amanah

by Ingot Simangunsong
1 Agustus 2026 | 13:49 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) lahir dengan satu mandat besar: menjadi benteng terakhir melawan korupsi....

Read more
Kolom

Pergantian Nanik S. Deyang: Murni alasan kesehatan atau momentum pembenahan Badan Gizi Nasional?

by Ingot Simangunsong
23 Juli 2026 | 06:17 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong PERGANTIAN kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menjadi perhatian publik. Presiden Prabowo Subianto...

Read more
Ingot Simangunsong
Kolom

Kuntadi resmi jadi Jampidsus, ini lima agenda yang dinanti publik

by Ingot Simangunsong
22 Juli 2026 | 20:01 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  DILANTIKNYA Dr. Kuntadi, S.H., M.H. sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) membuka babak baru...

Read more
Kolom

Kasus Febrie Adriansyah dan ujian soliditas penegak hukum

by Ingot Simangunsong
21 Juli 2026 | 17:57 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong Ingot Simangunsong KASUS yang menyeret nama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah...

Read more
Kolom

Hotman Paris dan pesan penting: memberantas KORUPSI tanpa MENGORBANKAN KEADILAN

by Ingot Simangunsong
20 Juli 2026 | 08:53 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong Ingot Simangunsong KORUPSI adalah musuh bersama. Tidak ada bangsa yang dapat maju jika uang rakyat terus...

Read more

Berita Terbaru

News

Polsek Siantar Marihat pantau lahan jagung petani binaan

6 Agustus 2026 | 14:31 WIB
News

PLTP Sarulla diharapkan dorong hilirisasi pertanian sekaligus tingkatkan kesejahteraan petani lokal

6 Agustus 2026 | 11:41 WIB
News

Proyek Rekonstruksi Jalan Perumnas BT VI–Karang Sari senilai Rp15,2 miliar jadi perhatian publik, PPK belum berikan konfirmasi

3 Agustus 2026 | 20:25 WIB
News

Bupati Taput apresiasi pembangunan Jembatan Asa SCTV di Parbaju Toruan

3 Agustus 2026 | 18:06 WIB
Buah Pikir

Warga HKBP dijanjikan Sekda, ternyata hanya tiga bulan

3 Agustus 2026 | 14:28 WIB
News

Patroli Rutin Polres Pematangsiantar amankan dua sepedamotor Knalpot Brong

3 Agustus 2026 | 13:08 WIB
News

Polres Pematangsiantar Gencarkan Patroli Malam, Cegah Tawuran, Geng Motor, dan Balap Liar

2 Agustus 2026 | 17:04 WIB
Kolom

Dari startup kebanggaan Indonesia menuju Skandal Internasional: Runtuhnya Imperium eFishery dan pelajaran bagi dunia investasi

1 Agustus 2026 | 19:08 WIB
News

Kapolsek Siantar Martoba salurkan Bansos kepada korban tembok pesantren roboh

1 Agustus 2026 | 14:58 WIB
Kolom

Saat penjaga integritas tergoda: Membaca deretan kasus oknum KPK yang memeras dan mengkhianati amanah

1 Agustus 2026 | 13:49 WIB
News

Brigadir Renita Rismayanti: Polwan Indonesia yang mengubah data menjadi SENJATA PERDAMAIAN dan meraih Hoegeng Awards 2026

31 Juli 2026 | 22:43 WIB
KESEHATAN

Cegah Stunting demi Generasi Emas 2045, Bupati Taput buka Baksos Kesehatan Gigi dan Mulut

31 Juli 2026 | 22:04 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita