Segaris.co
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom

Satu tahun “MUSANG KING” Simalungun, APA KABAR?

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
7 Juni 2023 | 01:31 WIB
in Kolom

Catatan | Ingot Simangunsong

Pimpinan Redaksi Mediaonline Segaris.co, Ingot Simangunsong

SUDAH setahun (Mei 2022-Mei 2023) usia bibit durian “MUSANG KING” yang dibagikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori/Desa (DPMPN) – yang ketika itu dipimpin Jonni Saragih dan saat ini dipimpin Sarimuda Purba – ke 386 pangulu/kepala desa. (Sementara Kepala Bidangnya masa itu, Lamhot Sihaloho yang kemudian sudah digantikan Kennedy Silalahi.)

Menurut data yang terpublikasi di media massa (cetak mau pun online), bibit yang disediakan 386.000 pohon (terkemas di dalam polyback), dan setiap nagori menerima alokasi pembagian 1.000 bibit.

Jika di setiap nagori (desa), rata-rata terdapat 4 huta (perkampungan), maka di setiap huta tertanam 250 bibit durian “MUSANG KING”.

Sesungguhnya, angka 386.000 bibit tersebut, adalah jumlah yang sangat spektakuler dan “menggiurkan”. Apalagi jika keseluruhan bibit tersebut, selamat perjalanan “hidupnya” hingga masa berbuah (panen) 2 kali dalam setahun.

Jika setiap pohon menghasilkan 30 buah saja, dari 386.000 pohon, panennya 11.580.000 buah durian “MUSANG KING”. Kemudian dengan masa panen dua kali setahun, Kabupaten Simalungun menghasilkan 23.160.000 buah durian “MUSANG KING”.

Itu kalau ke-386.000 bibit tersebut, bertumbuh sehat dan tidak digerogoti hama, serta penanamannya mengikuti aturan pola tanam durian “MUSANG KING”.

(catatan: seiring perjalanan tulisan ini, disampaikan ke redaksi melalui aplikasi WhatsApp berupa penjelasan, bahwa Bibit musang king itu adalah kegiatan di Nagori sepenuhnya….. tidak ada arahan/campur tangan DPMN).

*****

Gamot Huta I, Sudarno: “Mohon Pak Bupati Simalungun prioritaskan bangun jalan 12 kilometer”

TAHUKAH anda, durian “MUSANG KING” pertama sekali diperkenalkan tahun 1990, dan sangat populer di Malaysia dan Singapura.

Durian asal Malaysia ini terkenal enak, berdaging tebal, manis dan legit. Saking enaknya, kepopuleran durian ini bahkan mampu menyaingi durian MONTHONG asal Thailand yang lebih dulu populer.

Di Malaysia, durian “MUSANG KING” dikenal dengan sebutan MAO SHAN WANG yang artinya RAJA KUCING.

Daging buah “MUSANG KING” memiliki ciri khas antara lain dagingnya yang berwarna kuning, teksturnya lembut creamy dan tidak berserat. Untuk rasanya, “MUSANG KING” populer dengan rasa manis legit dengan sedikit semburat pahit.

Durian “MUSANG KING” terkenal dengan harga mahal, namun di Singapura kini harganya sedang paling rendah dalam 4 tahun terakhir. Per kilogram (kg) durian manis legit ini dibanderol hanya Rp 114 ribu!

Berkat keistimewaan ini, harga durian “MUSANG KING” termasuk mahal, apalagi ketika sudah diimpor.

Di Indonesia, harganya bervariasi mulai dari Rp 400 ribuan per kotak dalam kondisi beku hingga jutaan rupiah untuk satu buah durian utuh.

Sungguh menggiurkan!!!

*****

Sudarno: “Tahun 2016 jalan utama dibeton, kemudian ditetapkan jadi jalan kabupaten”

Menurut data yang dihimpun segaris.co, durian “MUSANG KING”, dapat tumbuh pada daerah dengan ketinggian sekitar 400-1000 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Namun disarankan, menanam durian “MUSANG KING” di daerah dengan ketinggian 400-600 mdpl untuk hasil yang lebih banyak dan maksimal.

Selain itu lahan tanam dipilih yang memiliki jenis tanah subur, lembab, gembur, memiliki kedalaman air tanah yang tidak lebih dari 1 m dan penuh dengan nutrisi serta lahan tanam memiliki tingkat curah hujan yang tinggi.

Pemanenan durian “MUSANG KING” dapat dilakukan setelah pohon berumur 5-7 tahun setelah tanam, dan di umur 3 tahun dengan tinggi 1.5 meter.

PETANI durian asal Gangga, Jabat Manjulu menyebutkan, “Untuk durian ‘MUSANG KING”, satu kilogram harganya Rp250.000. Makanya satu pohon itu bisa menghasilkan Rp30 juta.”

Selain itu, durian “MUSANG KING” juga terkenal akan ketebalan dengan tekstur kering, lembut, dan tidak berserat. Durian ini juga punya aroma khas yang tidak menyengat.

”Jadi meskipun harganya mahal tetap dibeli dan banyak juga yang kecanduan sehingga datang lagi ke rumah membeli,” katanya.

Bahkan, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah juga pernah menyambanginya untuk mencari durian Musang King.

”Respons pak gubernur luar biasa. Dia senang sekali sampai memanggil dinas-dinas terkait untuk mencobanya,” katanya.

Keluhan seorang janda, 3 bulan tak selesai ngurus AKTE KELAHIRAN di Disdukcapil Simalungun

Kendati terlihat menguntungkan, namun perlu perawatan ekstra dan ketelatenan untuk merawat pohon durian sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan.

Sebab pohon durian yang ditanam membutuhkan waktu lima hingga tujuh tahun untuk bisa berbuah.

”Kita konsep alamnya, kita jaga kesuburan dan kita tambah dengan pupuk yang komplit,” kata Jabat Manjulu seperti yang dilansir lombokpost.jawapos.com.

*****

NAH, memasuki masa tanam tahun kedua, apakabar durian “MUSANG KING” Kabupaten Simalungun? Masihkah tegak lurus pertumbuhannya? Bagaimanakah pola perawatan yang dilakukan para warga atau nagori (desa) terhadap tanaman durian “MUSANG KING” tersebut.

Harapan kita, proyek yang menelan biaya cukup besar ini, tidak menjadi proyek mubazir dan justru dapat berdampak besar bagi pertambahan penghasilan warga 386 nagori, juga menumbuhkan sektor usaha lainnya.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori/Desa (DPMPN) punya tanggungjawab moral untuk mengontrol pertumbuhan durian “MUSANG KING” agar tidak berubah nama menjadi durian “MUSANG yang tidak KING”.

Proyek pembagian bibit durian “MUSANG KING” yang menelan dana miliaran rupiah tersebut, jangan pula berakhir, menjadi proyek “mubazir”. “MUSANG hilang, KING menjadi tak bermahkota”

Penulis, Ingot Simangunsong, pimpinan redaksi mediaonline segaris.co

Tags: KingMusangMusang KingsegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

by Ingot Simangunsong
12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  PERNAH dengar kata pemakzulan saat berita politik lagi panas-panasnya? Biasanya istilah ini muncul ketika ada desakan...

Read more
Kolom

Jika Gibran dimakzulkan, Apa yang terjadi pada pemerintahan dan peta politik Indonesia?

by Ingot Simangunsong
25 September 2026 | 09:01 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong WACANA pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian publik seiring bergulirnya perkara hukum yang...

Read more
Oplus_131105
Kolom

Pendidikan Gratis: Janji besar Prabowo Subianto yang kini menunggu pembuktian

by Ingot Simangunsong
21 September 2026 | 09:57 WIB
0

Catatan | INGOT SIMANGUNSONG  PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto tentang pendidikan negeri yang harus gratis kembali membuka perbincangan besar tentang masa...

Read more
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

by Ingot Simangunsong
16 September 2026 | 16:03 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  ADA sebuah kalimat yang kembali terasa relevan ketika kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian Agraria dan...

Read more
Oplus_131072
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 20:53 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong  PERJALANAN panjang kepengurusan baru Partai Golkar Sumatera Utara akhirnya memasuki titik penting. Dewan Pimpinan...

Read more
Kolom

Pintar belum tentu bijaksana: Ketika pernyataan pejabat menguji akal sehat rakyat

by Ingot Simangunsong
13 September 2026 | 22:16 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong PENDIDIKAN tinggi dan jabatan mentereng ternyata tidak selalu berjalan seiring dengan kebijaksanaan. Fenomena ini terlihat ketika...

Read more

Berita Terbaru

News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
News

Organda Medan: “Angkutan umum gratis bagi pelajar lebih efisien dari bus listrik”

11 Oktober 2026 | 18:33 WIB
News

Daud Simanjuntak: Aula baru SMP RK Bintang Timur dukung pendidikan dan pembentukan karakter siswa

11 Oktober 2026 | 18:11 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus