Segaris.co
Jumat, 11 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Petani Kabupaten Toba mengeluh, HARGA JAHE anjlok Rp2.500/Kg

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
7 Oktober 2022 | 20:04 WIB
in News

HARGA jahe di Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, anjlok di kisaran harga Rp2.500/Kg. Kondisi tersebut membuat para petani mengeluh, dan sangat mematahkan semangat para petani jahe.

Guntur Simanjuntak, salah seorang petani jahe di Kecamatan Balige mengungkapkan, tidak sebanding lagi harga jahe dengan modal.

“Seperti pupuk, upah tenaga, masih untung bibit kita siapkan sendiri dan tidak beli bibit,” kata Guntur Simanjuntak, Jumat (07/10/2022) yang menjelaskan penurunan harga tersebut sangat drastis, karena petani jahe sempat menikmati harga jahe pada kisaran Rp15.000 ke Rp20.000/Kg.

Begitu pun, Guntur Simanjuntak masih menggantungkan harapan, “Mudah-mudahan ke depan harga jahe naik lagi, sehingga bisa menutupi kerugian modal tahap pertama.”

Baca juga :

Heboh di Kantor Bupati Toba, mobil VW parkir bertuliskan “Bupati dimohon MUNDUR”

Ilustrasi

Ketika diwawancarai segaris.co, Guntur Simanjuntak baru saja menjual jahe ke toke dan menyampaikan keluhan sembari menghitung uang hasil penjualan yang diterima dari toke.

Sementara itu, Kadis Koperindag Kabupaten Toba, Salomo Simanjuntak saat dikonfirmasi melalui telepon selular mengatakan, “Itu harga tergantung pasar, bukan kita yang menentukan harga pasar.”

Baca juga :

Hj Susanti Dewayani: “Penyaluran BLT subsidi BBM dua tahap”

Namun demikian, para petani jahe mengharapkan Pemerintah Kabupaten Toba menunjukkan peran serta menyikapi keluhan anjloknya harga jahe, karena ada dugaan anjiloknya harga jahe, karena ada permainan dari para tengkulak, yang mengakibatkan para petani menjadi rugi.

“Karena harga sekarang, dibanding dengan biaya untuk mencabut (menggali), hasilnya sangat merugikan petani,” kata Guntur Simanjuntak. (Paber Simanjuntak/**

Tags: AnjlokHargaJaheKabupatenPetaniToba
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

PDIP Sumut dukung pengawalan kasus keracunan MBG di Karo

by Ingot Simangunsong
10 September 2026 | 20:35 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara (PDIP Sumut) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ketua DPRD Kabupaten Karo, Iriani...

Read more
News

16 hari berlalu, bangunan yang dipersoalkan PBG Watch belum disegel

by Ingot Simangunsong
9 September 2026 | 22:00 WIB
0

  MEDAN, SEGARIS.CO — ENAM BELAS hari setelah keputusan penyegelan bangunan yang dipersoalkan karena diduga belum memiliki Persetujuan Bangunan Gedung...

Read more
News

PT KINRA dukung penanganan kebakaran PT Evyap, keluarga tiga korban terima santunan Rp3,215 miliar

by Ingot Simangunsong
9 September 2026 | 18:16 WIB
0

SIMALUNGUN, SEGARIS.CO — PT KAWASAN Industri Nusantara (PT KINRA), selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, menyampaikan keprihatinan dan...

Read more
News

PB-FJPK segera bentuk kepengurusan di Sumut, dorong pers perkuat fungsi kontrol

by Ingot Simangunsong
9 September 2026 | 12:23 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — SUMATERA Utara (Sumut) masih menghadapi berbagai persoalan sosial, ekonomi, hukum, dan lingkungan yang dinilai membutuhkan penegakan keadilan...

Read more
News

SCW soroti kutipan SPP Rp75.000 di MAN 2 Tanjungpura

by Ingot Simangunsong
8 September 2026 | 18:58 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO – DUGAAN pungutan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sebesar Rp75.000 per siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tanjungpura,...

Read more
News

Pemkab Taput perkuat ketahanan pangan perikanan, BBI Purbatua disiapkan jadi laboratorium percontohan

by Ingot Simangunsong
8 September 2026 | 14:09 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan sektor perikanan air tawar. Salah satunya...

Read more

Berita Terbaru

News

PDIP Sumut dukung pengawalan kasus keracunan MBG di Karo

10 September 2026 | 20:35 WIB
News

16 hari berlalu, bangunan yang dipersoalkan PBG Watch belum disegel

9 September 2026 | 22:00 WIB
News

PT KINRA dukung penanganan kebakaran PT Evyap, keluarga tiga korban terima santunan Rp3,215 miliar

9 September 2026 | 18:16 WIB
News

PB-FJPK segera bentuk kepengurusan di Sumut, dorong pers perkuat fungsi kontrol

9 September 2026 | 12:23 WIB
News

SCW soroti kutipan SPP Rp75.000 di MAN 2 Tanjungpura

8 September 2026 | 18:58 WIB
News

Pemkab Taput perkuat ketahanan pangan perikanan, BBI Purbatua disiapkan jadi laboratorium percontohan

8 September 2026 | 14:09 WIB
SEREMONI

Pemkab Taput hadiri bersholawat bersama, santuni anak yatim

8 September 2026 | 06:50 WIB
News

MBG Kota Malang disorot: DPRD dorong penghentian sementara, BGN pilih evaluasi dan pembenahan

7 September 2026 | 17:42 WIB
News

Pimpin apel gabungan, Wabup Taput tekankan evaluasi kinerja, inovasi, dan transparansi publik

7 September 2026 | 10:45 WIB
News

Rapidin Simbolon instruksikan kader PDI Perjuangan Sumut jaga stabilitas politik di tengah bencana

7 September 2026 | 01:40 WIB
News

Poster “Kabinet Tangguh” viral, Dedi Mulyadi–Ahok dipasangkan untuk 2029

6 September 2026 | 17:40 WIB
News

SD Integritas Bangsa abaikan biaya perobatan siswanya

6 September 2026 | 15:44 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus