Segaris.co
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom

ketika BOROK akan mencari jalannya SENDIRI

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
6 Oktober 2024 | 09:00 WIB
in Kolom

catatan | ingot simangunsong

SANG PENGUASA itu … sangat kampiun menyimpan BOROKnya selama bertahun – tahun. Setiap ada yang berusaha mencium borok itu, selalu saja terhalang jalan pengungkapannya.

Kenapa demikian ya! Karena, SANG PENGUASA masih mendapatkan perlindungan yang demikian kuat dari orang – orang pilihannya yang rela pasang badan.

Para pelindung itulah yang disebut sebagai anak asuhan atau sekaligus penjilat, yang senantiasa mencari dalil apa pun sebagai bentuk pembenaran atas setiap pelanggaran apa pun yang dilakukan SANG PENGUASA.

Rasa panas yang meradang

TETAPI, yang namanya borok [apalagi sejenis BISUL], akan berproses dalam kurun waktu tertentu. Borok itu — gumpalan darah kotor yang tersimpan rapi — berproses mengental sebagai nana, yang mengeluarkan rasa panas dan meradang.

Pemilik BOROK — sang penguasa — menahankan rasa sakit. Kemudian menutupi kulit luar agar tidak kelihatan warna merah karena panas nana di dalam daging.

Ketika BOROK akan mencari jalannya, dan harus MUNCRAT dengan menembus kulit tubuh, maka rasa sakit memaksa si PENGUASA untuk mengerang.

Tidak berapa lama lagi — tinggal hitungan hari saja — KEKUASAAN yang selama ini dijadikannya sebagai perisai, akan DITANGGALKAN oleh konstitusi.

Ketika taring KEKUASAAN itu, dicopot atau terpatahkan, maka aumannya sudah tidak menggetarkan. Suara aumannya terasa hampah, tidak memantulkan suara dengungan, walau sehalus apa pun.

Tabur tuai dan post power syndrom

LIHATLAH wajah PENGUASA — yang salah kaprah itu — sudah dipenuhi plek – plek hitam. PENGUASA itu sudah sering berjalan sendiri, dan sudah tidak dianggap. Kalau pun serasa berada di keramaian, suasana itu suasana setingan yang dipersiapkan.

Pepatah tabur TUAI, akan dirasakannya. Ketika ditaburnya ANGIN, maka akan dituainya BADAI. Post power syndrom, akan melilit akal dan pikirannya yang selama ini “dikerangkeng”-nya.

Denyut jantungnya — begitu KEKUASAANnya dicabut — akan berdegub kencang dan tidak teratur. Karena, dia paham betul, bahwa kehebatan anak dan menantunya, tidaklah sehebat dirinya. Dia sangat was – was jika kerapuhan kemampuan anak menantunya, akan dirobek – robek dan dicampakkan.

Terdeteksi senter LED

SENTER LED [light emitting diode] dengan energy yang tinggi dan menghasilkan cahaya yang terang, akan diarahkan kepadanya, anak-anaknya dan kroninya. Itu juga bagian dari yang diwanti – wantinya, agar kebobrokan dan boroknya tidak terdeteksi cahaya LED.

Lihat saja, gerakan mahasiswa yang sudah mendesak KPK untuk mengusut tuntas dan memeriksa berbagai dugaan kasus korupsi, “Blok Medan” yang terungkap di persidangan kasus dugaan korupsi mantan gubernur.

Kemudian, masalah keabsahan ijazah, mulai “diengkol – engkol”. Soal ribuan bahkan jutaan hektar hutan yang dibabat untuk program pembangunan dan ketahanan pangan yang dinilai merusak ekosistem lingkungan, mulai dicongkel.

Setidaknya rasa “kemanusiawian” yang sebenarnya ada pada dirinya, akan semakin tertekan karena buah hasil tuaian atas perbuatannya.

Memang tidak ada gading yang tidak retak [nah… jika hanya sebatas ini, NO PROBLEM]. Ini.. gading tidak hanya sebatas retak, namun gading sudah hancur menyerupai DEBU.

Ada dua hal yang didapat.dari apa yang disebut tabur tuai, yakni mendapatkan hukuman buatan manusia atas pelanggaran yang dilakukan dan atau menerima ganjaran dari kuasa sang pencipta.

Yang pasti… BUAH BUSUK, tidak perlu repot – repot membersihkannya karena akan jatuh dengan sendirinya.

KEBUSUKAN itu akan menyeruak aromanya, dimulai dari rontoknya sebuah KEKUASAAN.

 

 

Penulis, INGOT SIMANGUNSONG, pimpinan redaksi Segaris.co

 

Tags: BorokJalanKekuasaanpenguasasegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

Bukan yang pertama, Jika MA setuju apa yang membuat pemakzulan Bupati Gowa bersejarah?

by Ingot Simangunsong
14 Agustus 2026 | 12:07 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong NAMA Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, kini berada dalam pusaran proses politik dan hukum...

Read more
Kolom

Adab yang (Sengaja) Dilupakan

by Ingot Simangunsong
9 Agustus 2026 | 23:15 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong ENTAH disengaja, memang disengaja, atau pura-pura disengaja, kenyataannya memang demikian: adab semakin sering dilupakan....

Read more
Kolom

Kematian Winda Lorenza Gowasa: Polisi Sebut Bunuh Diri, Keluarga Curiga, Komisi III DPR Turun Tangan

by Ingot Simangunsong
9 Agustus 2026 | 07:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong KEMATIAN Winda Lorenza Gowasa (WL), mantan istri seorang anggota Polri di Medan, kini menjadi...

Read more
Kolom

Dari startup kebanggaan Indonesia menuju Skandal Internasional: Runtuhnya Imperium eFishery dan pelajaran bagi dunia investasi

by Ingot Simangunsong
1 Agustus 2026 | 19:08 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong TIDAK banyak yang menyangka bahwa eFishery, startup yang pernah dielu-elukan sebagai kebanggaan Indonesia di...

Read more
Kolom

Saat penjaga integritas tergoda: Membaca deretan kasus oknum KPK yang memeras dan mengkhianati amanah

by Ingot Simangunsong
1 Agustus 2026 | 13:49 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) lahir dengan satu mandat besar: menjadi benteng terakhir melawan korupsi....

Read more
Kolom

Pergantian Nanik S. Deyang: Murni alasan kesehatan atau momentum pembenahan Badan Gizi Nasional?

by Ingot Simangunsong
23 Juli 2026 | 06:17 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong PERGANTIAN kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menjadi perhatian publik. Presiden Prabowo Subianto...

Read more

Berita Terbaru

News

Dokkes Polres Siantar lakukan safety food MBG di SPPG YKB

2 September 2026 | 14:04 WIB
News

UPDATE SINABUNG: Status masih SIAGA, warga diminta tidak lengah

2 September 2026 | 13:25 WIB
News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
News

‎Bupati Tapanuli Utara temui Kepala BBWSS II, usulkan pemulihan irigasi dan tanggul

31 Agustus 2026 | 13:13 WIB
News

Bayu Wicaksono alias Ncek pulang dari Myanmar, buronan dua tahun berakhir di Bareskrim

31 Agustus 2026 | 11:16 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus