Segaris.co
Sabtu, 29 November 2025
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Setelah bunuh Paman, Ferdian menyesal dan ngaku khilaf

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
28 Juli 2024 | 00:01 WIB
in News
ADVERTISEMENT

SIMALUNGUN – SEGARIS.CO – Polres Simalungun, melalui Polsek Bangun, mengungkapkan kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian di Nagori Silau Malaha, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Korban, Olsen Siregar (66), ditemukan tewas akibat penganiayaan di depan rumahnya pada Kamis (25/07/2024) sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku adalah keponakannya sendiri, berinisial Ferdian Siregar (24).

Saat ditemui, pelaku Ferdian menyampaikan rasa bersalahnya dan meminta maaf kepada seluruh keluarga.

Herry Chandra: Calon Pemimpin Ideal dari Suku Jawa untuk Simalungun

 

“Ferdi menyesal, Pak. Ferdi khilaf, tidak bisa menahan emosi. Ferdi memohon maaf kepada seluruh keluarga,” kata Ferdian yang mengaku siap mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Bangun, AKP Esron Sinaga, menjelaskan bahwa korban dianiaya dengan sebilah parang oleh pelaku yang merasa sakit hati.

Polsek Bangun segera mengamankan pelaku dan melakukan olah TKP, menurunkan tim Inafis Polres Simalungun, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Peristiwa tragis ini terjadi di Huta 8 Nagori Silau Malaha, Kecamatan Siantar, tepat di depan rumah korban.

Menurut Kapolsek, kejadian bermula sekitar pukul 24.00 WIB saat korban bertengkar dengan pelaku dan mengusirnya dari rumah.

Pelaku, Ferdian, kemudian keluar dengan membawa tasnya, sementara korban membuang baju milik pelaku dari dalam rumah.

Seorang tetangga, Alex, mengajak pelaku untuk tidur di rumahnya guna menghindari keributan lebih lanjut.

Sekitar pukul 02.00 WIB, pelaku mengambil parang dari rumah Alex dan kembali ke rumah korban.

Di depan rumah, pelaku memanggil korban yang keluar dengan membawa besi sepanjang satu meter. Terjadi cekcok antara keduanya, hingga korban memukul wajah pelaku dengan besi tersebut.

Pelaku membalas dengan mengayunkan parang ke arah wajah korban berulang kali.

Setelah korban tergeletak berlumuran darah, pelaku menyeret tubuh korban dari lantai teras ke tanah dan membuang parang ke parit depan rumah korban.

Saksi Alex yang mendengar kejadian tersebut segera melaporkannya ke perangkat desa dan kemudian diteruskan ke Polsek Bangun. [Rilis/Ingot Simangunsong/***]

Tags: BangunBunuhPamansegarisSegaris.coSimalungun
ShareTweetSendShareSharePinSend
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

News

Polda Aceh dirikan dapur umum untuk warga terdampak bencana

by Ingot Simangunsong
29 November 2025 | 15:36 WIB
0

BANDA ACEH -- SEGARIS.CO -- POLDA Aceh bersama polres jajaran terus memperkuat dukungan bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor...

Read more
News

Camat Simanindo mangkir dari mediasi, Pelapor siapkan langkah hukum lanjutan

by Ingot Simangunsong
29 November 2025 | 15:21 WIB
0

SAMOSIR -- SEGARIS.CO -- CAMAT Simanindo, Hans Sidabutar, tidak memenuhi undangan mediasi yang dijadwalkan Polres Samosir pada Jumat (29/11), terkait...

Read more
News

Pasokan terhambat, harga bahan pokok di Banda Aceh melonjak

by Ingot Simangunsong
29 November 2025 | 09:58 WIB
0

BANDA ACEH — SEGARIS.CO -- SEJUMLAH harga bahan pokok di Banda Aceh mengalami kenaikan signifikan akibat terganggunya distribusi setelah bencana...

Read more
News

Pasokan ikan laut ke Tapanuli Utara tersendat akibat longsor, warga beralih konsumsi ikan tawar

by Ingot Simangunsong
29 November 2025 | 08:39 WIB
0

TAPANULI UTARA -- SEGARIS.CO -- PASOKAN ikan laut ke Kabupaten Tapanuli Utara mengalami gangguan serius menyusul bencana tanah longsor yang...

Read more
News

Kapolda Aceh kerahkan 855 personel BKO perkuat penanganan banjir dan longsor

by Ingot Simangunsong
28 November 2025 | 20:56 WIB
0

BANDA ACEH -- SEGARIS.CO -- KAPOLDA Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah resmi melepas 855 personel Bawah Kendali Operasi (BKO)...

Read more
News

Santri tenggelam akibat banjir di Pidie Jaya ditemukan meninggal dunia

by Ingot Simangunsong
28 November 2025 | 19:18 WIB
0

PIDIE JAYA – SEGARIS.CO -- SETELAH tiga jam upaya pencarian lanjutan, tim gabungan akhirnya menemukan seorang santri yang hilang akibat...

Read more

Berita Terbaru

News

Polda Aceh dirikan dapur umum untuk warga terdampak bencana

29 November 2025 | 15:36 WIB
News

Camat Simanindo mangkir dari mediasi, Pelapor siapkan langkah hukum lanjutan

29 November 2025 | 15:21 WIB
News

Pasokan terhambat, harga bahan pokok di Banda Aceh melonjak

29 November 2025 | 09:58 WIB
News

Pasokan ikan laut ke Tapanuli Utara tersendat akibat longsor, warga beralih konsumsi ikan tawar

29 November 2025 | 08:39 WIB
News

Kapolda Aceh kerahkan 855 personel BKO perkuat penanganan banjir dan longsor

28 November 2025 | 20:56 WIB
News

Santri tenggelam akibat banjir di Pidie Jaya ditemukan meninggal dunia

28 November 2025 | 19:18 WIB
News

Puluhan warga Siualuompu terisolasi akibat akses jalan putus diterjang banjir

28 November 2025 | 16:44 WIB
News

Sekolah Muhammadiyah siap tampung siswa terdampak banjir di Aceh

28 November 2025 | 16:20 WIB
Buah Pikir

Rekam jejak Si Raja Batak

28 November 2025 | 08:46 WIB
News

Aceh Tengah minta dukungan pemerintah pusat tangani bencana hidrometeorologi

28 November 2025 | 06:06 WIB
PENDIDIKAN

Unmuha lepas 5 mahasiswa perhotelan untuk magang internasional di Taiwan

27 November 2025 | 22:51 WIB
Buah Pikir

Bencana alam Sumut memenuhi status keadaan darurat bencana nasional

27 November 2025 | 20:21 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita