Segaris.co
Senin, 19 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom
Bobby Nasution - Musa Rajekshah, antara non dan kader Partai Golkar

Bobby Nasution - Musa Rajekshah, antara non dan kader Partai Golkar

MENYEJUKKAN langkah Bobby Nasution di pusaran Pilgubsu 2024

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
14 April 2024 | 22:38 WIB
in Kolom

Catatan | INGOT SIMANGUNSONG

SOAL Partai Golkar belum tentu akan memberi dukungan ke Bobby Nasution [yang juga Wali Kota Medan dan menantunya Presiden RI, Joko Widodo] sebagai bakal calon Gubernur Sumatera Utara [Gubsu] dari Partai Golkar di Pilgubsu 2024, akan terjawab pada pendaftaran penjaringan calon yang akan berakhir pada 23 April 2024.

Tetapi, terlepas didukung atau belum tentu didukung, diprediksi Bobby Nasution akan mendaftar Bacagubsu melalui Partai Golkar.

Kenapa demikian? Saat ini, Partai Golkar sedang naik pamor dan sangat sexy di bawah kepemimpinan Ketua DPD, Musa Rajekshah alias Ijeck yang mantan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2018-2023.

Seksinya Pilgubsu 2024 dan terdepaknya KADER PARTAI

Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2023, terdapat 1.125 kursi DPRD di 33 kabupaten/kota di Sumut.

Jumlah kursi DPRD di setiap kabupaten/kota berbeda-beda, mulai dari 20 kursi hingga paling banyak 50 kursi DPRD.

Kemudian, dari hasil perhitungan perolehan kursi DPRD kabupaten/kota, Partai Golkar memiliki perolehan kursi paling banyak yakni 208 kursi.

Selanjutnya berdasarkan hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024 tingkat KPU Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Partai Golkar meraih 8 kursi DPR RI dan 22 kursi DPRD Provinsi.

Itu artinya, di 33 kabupaten/kota tersebut, ditambah DPR RI dan DPRD Sumatera Utara, ada 238 kader Partai Golkar yang dapat digerakkan untuk mendulang suara bagi kemenangan Cagubsu yang diusung Partai Golkar.

Nah… Bobby Nasution yang mengungkapkan sudah mendapat ijin dari Presiden RI, Joko Widodo, tidaklah tanpa kepastian menghadiri pengarahan di DPP Partai Golkar bagi bakal calon gubernur, bupati dan wali kota.

Apalagi, Bobby Nasution yang mendapatkan undangan tersebut, tidaklah sebatas Wali Kota Medan, tetapi juga menantu Presiden RI, Joko Widodo. Tidak main-main tokh, Ketua DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto memasukkan nama Bobby Nasution.

Wakil Sekretaris Jendral DPP Partai Golkar, Hasrul Benny Harahap, seperti yang dilansir TribunMedan.com, Sabtu [13/04/2024] mengatakan, Golkar sedang melakukan survei untuk melihat simpati dan elektabilitas calon gubernur (cagub).

“Sampai tahap ini DPP Partai Golkar telah melakukan penjaringan, yakni melakukan survei kepada calon sehingga tidak ada penjaringan atau pun pendaftaran lagi di tingkat DPD,” kata Hasrul Benny Harahap.

Jadi, bukan sekadar isapan jempol yang disampaikan bahwa keputusan di Pusat [DPP], bukan di Sumut [DPD]. Artinya, menyimak apa yang disampaikan Hasrul Benny Harahap, tim penjaringan di DPD sudah tidak berfungsi.

Tahapan ini, dapat juga dimaknai, sebagai upaya menyejukkan langkah Bobby Nasution sebagai calon gubernur Sumatera Utara dari Partai Golkar.

Jika Bobby Nasution yang mendapatkan restu dari DPP Partai Golkar, maka jalan panjang Musa Rajekshah mendongkrak popularitas Partai Golkar di Provinsi Sumatera Utara, akan terhenti di Senayan [DPR-RI].

Sebagai kader yang loyal terhadap partai, Musa Rajekshah harus legowo dan berlapang dada. Karena itu tadi, Golkar sudah semakin sexy di pusaran politik Sumatera Utara.

Apalagi Partai Amanat Nasional [PAN] secara terbuka, memberikan dukungan untuk pencalonan Bobby Nasution di Pilgubsu 2024.

Begitu pun, para politisi selalu menyebutkan bahwa politik itu dinamis, dan ada istilah injure time.

Yakh, injure time-nya menunggu hasil keputusan DPP Partai Golkar. Tetapi, yang kelihatan mengernyitkan kening, adalah pernyataan, “keputusan di Pusat. bukan di Sumut.” Dan, itu juga lagu lama, karena memang Pusat yang selama ini menentukan siapa calon gubernur, bupati dan wali kota.

Penulis, INGOT SIMANGUNSONG, Pimpinan Redaksi Segaris.co

Tags: Bobby NasutionMusa RajekshahPilgubsu 2024segarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

by Ingot Simangunsong
12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  PERNAH dengar kata pemakzulan saat berita politik lagi panas-panasnya? Biasanya istilah ini muncul ketika ada desakan...

Read more
Kolom

Jika Gibran dimakzulkan, Apa yang terjadi pada pemerintahan dan peta politik Indonesia?

by Ingot Simangunsong
25 September 2026 | 09:01 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong WACANA pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian publik seiring bergulirnya perkara hukum yang...

Read more
Oplus_131105
Kolom

Pendidikan Gratis: Janji besar Prabowo Subianto yang kini menunggu pembuktian

by Ingot Simangunsong
21 September 2026 | 09:57 WIB
0

Catatan | INGOT SIMANGUNSONG  PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto tentang pendidikan negeri yang harus gratis kembali membuka perbincangan besar tentang masa...

Read more
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

by Ingot Simangunsong
16 September 2026 | 16:03 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  ADA sebuah kalimat yang kembali terasa relevan ketika kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian Agraria dan...

Read more
Oplus_131072
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 20:53 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong  PERJALANAN panjang kepengurusan baru Partai Golkar Sumatera Utara akhirnya memasuki titik penting. Dewan Pimpinan...

Read more
Kolom

Pintar belum tentu bijaksana: Ketika pernyataan pejabat menguji akal sehat rakyat

by Ingot Simangunsong
13 September 2026 | 22:16 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong PENDIDIKAN tinggi dan jabatan mentereng ternyata tidak selalu berjalan seiring dengan kebijaksanaan. Fenomena ini terlihat ketika...

Read more

Berita Terbaru

KESEHATAN

Berawal dari perjuangan mengobati anak,  Helleria Barasa merintis bisnis MCI One More

18 Oktober 2026 | 23:21 WIB
News

Tiga warga apresiasi Daud Simanjuntak, keluhan infrastruktur cepat ditindaklanjuti

18 Oktober 2026 | 08:46 WIB
News

Henry Dunan Pardede: “Daud Simanjuntak, figur mumpuni yang cepat tanggap, peduli dan terbuka untuk semua kalangan”

17 Oktober 2026 | 21:59 WIB
News

LSM Fokus Mitra Indonesia  kukuhkan kepengurusan, Amister Silalahi pimpin organisasi

17 Oktober 2026 | 12:50 WIB
News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus