Segaris.co
Senin, 12 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Setelah tidak Ibukota Negara, Jakarta akan dikembangkan menjadi KOTA AGLOMERASI

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
17 Maret 2024 | 20:14 WIB
in News

JAKARTA – SEGARIS.CO – MENTERI Dalam Negeri, Tito Karnavian menegaskan bahwa Wakil Presiden akan aktif dalam pembangunan Jakarta ke depan, menyusul perubahan statusnya sebagai bekas Daerah Khusus Ibu Kota (DKI).

Menurut Tito, Jakarta akan dikembangkan menjadi kota aglomerasi, sebuah konsep yang melibatkan pengembangan kota-kota satelit seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur, dengan membentuk kawasan Jabodetabekjur.

“Kita pilih opsi kota aglomerasi karena tidak perlu mengubah status administratif menjadi kota megapolitan atau metropolitan, yang akan mengharuskan perubahan undang-undang banyak wilayah seperti Jawa Barat, Banten, Depok, Bekasi, dan lainnya,” ujar Tito dalam rapat kerja dengan Badan Legislasi DPR di Jakarta, Minggu (17/03/2024).

Terkait isu Begu Ganjang, Bhabinkamtibmas Parbaba Dolok aktif menjaga situasi tetap aman

Pembahasan mengenai arah pembangunan baru Jakarta, serta statusnya sebagai daerah khusus, sedang berlangsung antara pemerintah, Baleg DPR, dan DPD melalui RUU DKJ.

Menurut Tito, Jakarta dipilih sebagai kota aglomerasi karena wilayahnya tidak memiliki batas alami dan masyarakatnya sudah terpadu dalam aktivitas sosial, dengan permasalahan bersama seperti polusi, sampah, dan lalu lintas.

Dalam pembangunan ini, Wakil Presiden akan terlibat sebagai ketua badan khusus yang bertugas mengharmonisasi, menyelaraskan, dan mengevaluasi kebijakannya, seperti yang sudah dilakukan di Papua.

Meski demikian, Tito menegaskan bahwa eksekusi kebijakan tetap dilakukan oleh pemerintah daerah masing-masing di wilayah aglomerasi. [RE/***]

Tags: AglomerasiJakartaKotaKota AglomerasisegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
News

Organda Medan: “Angkutan umum gratis bagi pelajar lebih efisien dari bus listrik”

by Ingot Simangunsong
11 Oktober 2026 | 18:33 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO - TERSEDIANYA layanan transportasi yang mengedepankan keselamatan, merupakan harapan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Medan. Dengan tersedianya layanan...

Read more
Oplus_131072
News

Daud Simanjuntak: Aula baru SMP RK Bintang Timur dukung pendidikan dan pembentukan karakter siswa

by Ingot Simangunsong
11 Oktober 2026 | 18:11 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO – WAKIL Ketua DPRD Kota Pematangsiantar, Daud Simanjuntak, menyampaikan apresiasi atas pemberkatan dan peresmian aula baru SMP Swasta...

Read more
Oplus_131072
News

Amister Silalahi: Ormas dan LSM harus jadi mitra strategis pemerintah bangun Pematangsiantar

by Ingot Simangunsong
11 Oktober 2026 | 16:17 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO – ORGANISASI kemasyarakatan (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Kota Pematangsiantar...

Read more
Oplus_131072
News

Rapidin Simbolon genap 59 tahun, Sutrisno Pangaribuan harapkan pengabdian terus berlanjut

by Ingot Simangunsong
11 Oktober 2026 | 12:14 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO – KETUA DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara yang juga Anggota Komisi XIII DPR RI, Drs. Rapidin Simbolon, M.M.,...

Read more
Oplus_131072
News

Thomas  SMT Situmorang: “Sudah saatnya Golkar Siantar ganti pimpinan, Daud Simanjuntak figur tepat”

by Ingot Simangunsong
10 Oktober 2026 | 11:40 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- PENGHARAPAN Ir Daud Simanjuntak MM, akan memimpin Partai Golkar Kota Pematangsiantar dari hasil Musyawarah Daerah (Musda) XI...

Read more
Oplus_131072
News

17 siswa SDN 060870 Medan diduga keracunan MBG, Rapidin Simbolon desak investigasi tuntas

by Ingot Simangunsong
10 Oktober 2026 | 10:29 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — DUGAAN keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami 17 siswa SD Negeri 060870 Kota Medan menjadi sorotan...

Read more

Berita Terbaru

Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
News

Organda Medan: “Angkutan umum gratis bagi pelajar lebih efisien dari bus listrik”

11 Oktober 2026 | 18:33 WIB
News

Daud Simanjuntak: Aula baru SMP RK Bintang Timur dukung pendidikan dan pembentukan karakter siswa

11 Oktober 2026 | 18:11 WIB
News

Amister Silalahi: Ormas dan LSM harus jadi mitra strategis pemerintah bangun Pematangsiantar

11 Oktober 2026 | 16:17 WIB
News

Rapidin Simbolon genap 59 tahun, Sutrisno Pangaribuan harapkan pengabdian terus berlanjut

11 Oktober 2026 | 12:14 WIB
Buah Pikir

Menanti keberanian Jaksa menangkap para perampok uang Jalan Tol Medan- Binjai

11 Oktober 2026 | 11:54 WIB
News

Thomas  SMT Situmorang: “Sudah saatnya Golkar Siantar ganti pimpinan, Daud Simanjuntak figur tepat”

10 Oktober 2026 | 11:40 WIB
News

17 siswa SDN 060870 Medan diduga keracunan MBG, Rapidin Simbolon desak investigasi tuntas

10 Oktober 2026 | 10:29 WIB
News

‎Perkuat integritas dunia pendidikan, Bupati Taput hadiri peluncuran Program “Jaksa Sahabat Pendidik”

10 Oktober 2026 | 09:18 WIB
News

‎Dorong SDM unggul dan ekonomi desa, Pemkab Taput dampingi Menteri Koperasi di UNITA

10 Oktober 2026 | 06:37 WIB
News

Sinode Godang ke-68 HKBP, Bupati Taput: “Pemerintah dan gereja dapat terus memperkuat kolaborasi”

10 Oktober 2026 | 06:25 WIB
News

Daud Simanjuntak diharapkan pimpin Partai Golkar Pematangsiantar hasil Musda XI

8 Oktober 2026 | 18:33 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus