Segaris.co
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Usai hasil Pilpres 2024 diumumkan, PDIP hadirkan saksi seorang KAPOLDA ke MK

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
11 Maret 2024 | 19:06 WIB
in News

JAKARTA – SEGARIS.CO – WAKIL Deputi Hukum TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Henry Yosodiningrat, menyatakan bahwa PDIP telah menyiapkan sejumlah bukti dan saksi untuk dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan hasil Pilpres 2024 setelah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Henry mengungkapkan bahwa salah satu saksi yang akan dihadirkan adalah seorang kepala kepolisian daerah (kapolda).

Dalam gugatannya ke MK, pihaknya tidak akan memfokuskan diri pada selisih perolehan suara antara pasangan calon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud dengan pasangan calon pemenang yang diumumkan oleh KPU. Namun, fokusnya akan pada dugaan kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

Mahfud MD: Server Sirekap dipindah 10 kali, jangan takut diaudit forensik

Oleh karena itu, kata Henry, tim hukum TPN Ganjar-Mahfud telah menyiapkan bukti yang kuat agar hakim MK dapat membuat keputusan yang tepat, tidak hanya bergantung pada minimal dua alat bukti.

“Kami memiliki data dan bukti yang sangat kuat. Kami tidak akan terjebak pada perbedaan angka perolehan suara, tapi kami akan menyoroti TSM karena kejahatan ini sangat serius. Kami akan meyakinkan hakim dengan bukti yang kami miliki bahwa ini benar-benar kejahatan TSM,” ujar Henry dalam keterangannya, Senin (11/03/2024).

Henry menegaskan bahwa bukan hal yang baru jika MK memutuskan untuk melakukan pemungutan suara ulang, karena hal ini sudah pernah terjadi di beberapa negara.

Tim hukum TPN juga berencana untuk memanggil sejumlah pakar ke persidangan, termasuk pakar sosiologi massa.

Henry menambahkan bahwa kekalahan Ganjar-Mahfud di Jawa Tengah (Jateng) juga tidak terlepas dari dugaan mobilisasi kekuasaan. Padahal, Ganjar telah menjabat sebagai gubernur di provinsi tersebut selama 10 tahun, dan Jateng merupakan basis suara PDIP.

Dia yakin bahwa TPN Ganjar-Mahfud dapat membuktikan adanya mobilisasi kekuasaan di MK, mulai dari penyalahgunaan aparatur negara hingga intimidasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Tanpa adanya hal tersebut, tidak akan ada selisih suara sebesar ini. Kami memiliki bukti bahwa ada kepala desa yang dipaksa oleh polisi, ada juga bukti bahwa warga yang seharusnya memilih paslon tertentu, namun diarahkan untuk memilih paslon lain, bahkan kami akan membawa Kapolda ke MK. Kami tahu bahwa semua ini merupakan intimidasi, besok Kapolda yang melakukan intimidasi akan dipanggil dan dicopot,” ujarnya.

Henry juga membenarkan dugaan mobilisasi massa untuk tidak menggunakan hak pilih di Kabupaten Sragen, Jateng, yang menyebabkan partisipasi pemilih cukup rendah, hanya sekitar 30 persen.

Dia menyebut bahwa kerusakan Pemilu 2024 sudah direncanakan oleh penguasa, yang dimulai dengan pencalonan putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, sebagai cawapres dari Prabowo Subianto.

Gibran maju dalam kontestasi politik setelah ada cawe-cawe Jokowi di MK, dan kemudian dilanjutkan dengan pendaftaran pasangan calon nomor urut 2 Prabowo-Gibran oleh KPU, meskipun ketentuan usia untuk menjadi calon presiden atau wakil presiden saat itu adalah 40 tahun. Sementara itu, usia Gibran baru 36 tahun.

“Semuanya terlihat telah direncanakan, Jokowi melakukan intervensi terhadap hukum dan penegak hukum,” katanya. [RE/***]

Tags: GugatanKapoldaMKPDI-PsegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 22:42 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — GUNUNG SINABUNG bukan sekadar sebuah gunung api yang sesekali mengeluarkan abu dan awan panas. Bagi masyarakat Kabupaten...

Read more
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 11:40 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO – GUNUNG Sinabung kembali erupsi. Aktivitas vulkanik yang meningkat membuat status gunung api di Kabupaten Karo, Sumatera Utara,...

Read more
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 10:22 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — PEMANTAU Persetujuan Bangunan Gedung (PBG Watch) menyoroti belum dilaksanakannya penyegelan terhadap bangunan bermasalah di Jalan Sisingamangaraja, Gang...

Read more
Oplus_131072
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 05:15 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meningkat signifikan. Setelah mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pukul...

Read more
News

Update Berastagi malam ini

by Ingot Simangunsong
31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO -- ABU masih menjadi persoalan utama. Laporan terbaru yang terbit hari ini menyebut abu vulkanik menutupi sejumlah ruas...

Read more
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

by Ingot Simangunsong
31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- WALI KOTA Pematangsiantar Wesly Silalahi melepas tim sidak pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan dari halaman Balai...

Read more

Berita Terbaru

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
News

‎Bupati Tapanuli Utara temui Kepala BBWSS II, usulkan pemulihan irigasi dan tanggul

31 Agustus 2026 | 13:13 WIB
News

Bayu Wicaksono alias Ncek pulang dari Myanmar, buronan dua tahun berakhir di Bareskrim

31 Agustus 2026 | 11:16 WIB
SEREMONI

Wali Kota ajak DMI makmurkan masjid dan masyarakat Siantar

31 Agustus 2026 | 08:48 WIB
News

“RUU Perampasan Aset: senjata baru Negara mengejar harta kejahatan, tapi siapa yang mengawasi?”

30 Agustus 2026 | 13:38 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus