Segaris.co
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News
Ilustrasi

Ilustrasi

27 petugas KPPS meninggal selama Pemilu 2024

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
17 Februari 2024 | 10:11 WIB
in News

JAKARTA – SEGARIS.CO – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menerima laporan mengenai 27 kasus kematian yang menimpa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) selama periode sebelum, saat, dan setelah hari pemungutan suara Pemilu 2024.

Laporan ini didasarkan pada data sementara periode 10-15 Februari 2024, seperti yang diungkapkan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi.

Menurut Nadia, penyakit jantung merupakan penyebab kematian terbanyak, dengan sembilan kasus, diikuti oleh delapan kasus death on arrival yang penyebabnya masih dalam konfirmasi.

Ruang SD Negeri 091276 Semangat Baris terbakar, PGRI Simalungun berkunjung dan berikan tali asih

Terdapat juga empat kasus kecelakaan, dua kasus septic shock, dua kasus tanpa komorbid, satu kasus Acute Respiratory Distress Syndrome, dan satu kasus hipertensi.

Dari data tersebut, kasus kematian KPPS terbanyak terjadi di Jawa Tengah (tujuh kasus), diikuti oleh Jawa Timur dan Jawa Barat (lima kasus masing-masing), serta DKI Jakarta (tiga kasus).

Ada juga dua kasus di Banten dan Sumatera Selatan, serta masing-masing satu kasus di Sumatera Utara, Riau, dan Sulawesi Utara.

Meskipun demikian, angka kematian ini telah mengalami penurunan signifikan dibandingkan dengan pemilu sebelumnya, berkat upaya promosi dan pembatasan usia serta skrining yang telah dilakukan.

Pada peristiwa terbaru, KPU Provinsi Jawa Barat mencatat bahwa enam petugas KPPS dan satu anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) meninggal dunia karena kelelahan saat melaksanakan tugas pemungutan suara Pemilu 2024.

Keenam petugas KPPS berasal dari Kabupaten Garut (dua orang), Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Sukabumi, dan dua orang dari Kabupaten Bogor.

Sedangkan anggota PPS yang meninggal berasal dari Kabupaten Tasikmalaya.

Selain itu, Ketua KPPS di TPS 07 Desa Bakiruk, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) yaitu Marselina Hoar, juga meninggal dunia setelah melaksanakan tugas pencoblosan Pemilu 2024.

Jemris Fointuna dari KPU NTT Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menerima laporan mengenai 27 kasus kematian yang menimpa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) selama periode sebelum, saat, dan setelah hari pemungutan suara Pemilu 2024.

Laporan ini didasarkan pada data sementara periode 10-15 Februari 2024, seperti yang diungkapkan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi.

Menurut Nadia, penyakit jantung merupakan penyebab kematian terbanyak, dengan sembilan kasus, diikuti oleh delapan kasus death on arrival yang penyebabnya masih dalam konfirmasi.

Terdapat juga empat kasus kecelakaan, dua kasus septic shock, dua kasus tanpa komorbid, satu kasus Acute Respiratory Distress Syndrome, dan satu kasus hipertensi.

Dari data tersebut, kasus kematian KPPS terbanyak terjadi di Jawa Tengah (tujuh kasus), diikuti oleh Jawa Timur dan Jawa Barat (lima kasus masing-masing), serta DKI Jakarta (tiga kasus).

Ada juga dua kasus di Banten dan Sumatera Selatan, serta masing-masing satu kasus di Sumatera Utara, Riau, dan Sulawesi Utara.

Meskipun demikian, angka kematian ini telah mengalami penurunan signifikan dibandingkan dengan pemilu sebelumnya, berkat upaya promosi dan pembatasan usia serta skrining yang telah dilakukan.

Pada peristiwa terbaru, KPU Provinsi Jawa Barat mencatat bahwa enam petugas KPPS dan satu anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) meninggal dunia karena kelelahan saat melaksanakan tugas pemungutan suara Pemilu 2024.

Keenam petugas KPPS berasal dari Kabupaten Garut (dua orang), Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Sukabumi, dan dua orang dari Kabupaten Bogor. Sedangkan anggota PPS yang meninggal berasal dari Kabupaten Tasikmalaya.

Selain itu, Ketua KPPS di TPS 07 Desa Bakiruk, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) yaitu Marselina Hoar, juga meninggal dunia setelah melaksanakan tugas pencoblosan Pemilu 2024.

Jemris Fointuna dari KPU NTT menyebut bahwa Marselina meninggal pada Jumat siang, namun penyebab pastinya belum dapat dipastikan karena masih menunggu rekam medis.

Marselina meninggal pada Jumat siang, namun penyebab pastinya belum dapat dipastikan karena masih menunggu rekam medis. [RE/***]

 

Tags: KesehatanKPPSMeninggalPemilu 2024segarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
News

LSM Fokus Mitra Indonesia  kukuhkan kepengurusan, Amister Silalahi pimpin organisasi

by Ingot Simangunsong
17 Oktober 2026 | 12:50 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO — LEMBAGA Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Komunikasi Mitra Indonesia atau Fokus Mitra Indonesia resmi melantik dan mengukuhkan kepengurusan...

Read more
News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

by Ingot Simangunsong
16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
0

SIMALUNGUN, SEGARIS.CO – KAPOLRES Simalungun AKBP Hendri Nupia Dinka Barus menggelar kegiatan Coffee Morning dan temu ramah bersama insan pers...

Read more
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

by Ingot Simangunsong
16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
0

Dearmando Damanik: "Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani" Dearmando Damanik menunjukkan proses pupuk organik Asap Cair Osaka PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO --...

Read more
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

by Ingot Simangunsong
16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO --‎ PEMERINTAH Kabupaten Tapanuli Utara menggelar Dialog Pendidikan bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti...

Read more
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

by Ingot Simangunsong
15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO -- PEMERINTAH Kabupaten Tapanuli Utara mengambil langkah strategis dalam penataan kawasan dan mitigasi bencana dengan merelokasi para...

Read more
Oplus_131104
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

by Ingot Simangunsong
14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- DENGAN berbekal usulan, dukungan penuh dan penugasan dari ORMAS MKGR sebagai salah satu ormas yang melahirkan/pendiri Partai...

Read more

Berita Terbaru

News

LSM Fokus Mitra Indonesia  kukuhkan kepengurusan, Amister Silalahi pimpin organisasi

17 Oktober 2026 | 12:50 WIB
News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
News

Organda Medan: “Angkutan umum gratis bagi pelajar lebih efisien dari bus listrik”

11 Oktober 2026 | 18:33 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus