Segaris.co
Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Pengabaian Kasus Penghilangan Paksa: FRD, IKOHI, dan Kawan ’98 adukan Presiden Jokowi

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
18 Januari 2024 | 16:04 WIB
in News

JAKARTA – SEGARIS.CO – FORUM Rakyat Demokratik untuk Keadilan Korban Penghilangan Paksa (FRD), Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI), dan Kawan Ganjar-Mahfud ‘98 (Kawan ’98), hari ini telah mengajukan pengaduan terhadap Presiden Joko Widodo ke lembaga Ombudsman.

Hal ini dilakukan karena selama 9 tahun kepemimpinannya, pemerintah dianggap telah mengabaikan Rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) tahun 2009 yang berkaitan dengan penyelesaian kasus penghilangan paksa 1997-1998.

Pengabaian ini dianggap sebagai indikasi rendahnya komitmen pemerintah dalam menangani pelanggaran HAM di masa lalu.

SOAL tiang iklan baliho Evolution di badan jalan, Soefie Saragih: “Pihak SatPol PP yang berwenang”

“Pengabaian pemerintah terhadap Rekomendasi DPR RI Nomor PW.01/6204/DPR RI/IX/2009 menunjukkan kurangnya keseriusan dalam menyelesaikan kasus penghilangan paksa dan menghentikan praktik ini di Indonesia,” ujar Petrus H. Hariyanto, juru bicara FRD dan Sekjen Partai Rakyat Demokratik (PRD) periode 1996-2002.

FRD, IKOHI, dan Kawan ‘98 menuntut agar Presiden Joko Widodo segera melaksanakan Rekomendasi DPR RI tersebut sebagai bukti komitmen pemerintah dalam menyelesaikan kasus ini.

Mereka menilai bahwa selama 9 tahun pemerintahan Jokowi, terutama pada periode kedua sejak 2019, Presiden tidak menunjukkan inisiatif dan niat politik yang serius dalam menjalankan rekomendasi DPR tersebut.

Bahkan, langkah-langkah yang diambil Presiden dinilai semakin memperkuat impunitas bagi pelaku penghilangan paksa aktivis 1997-1998.

Langkah pertama yang dianggap memperkuat impunitas adalah pengangkatan Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan pada 23 Oktober 2019. Pengangkatan ini dianggap sebagai upaya melindungi pelaku utama penghilangan paksa aktivis 1997-1998 dan memperkuat impunitas. The Guardian, media Inggris, bahkan menulis artikel dengan judul “Hari gelap HAM” terkait pengangkatan Prabowo sebagai Menhan.

Langkah kedua yang dinilai memperkuat impunitas adalah keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 166/TPA Tahun 2020 yang mengangkat dua mantan anggota Tim Mawar ke posisi penting di Kementerian Pertahanan. Langkah ini dianggap berpotensi melemahkan penegakan hukum di Indonesia dan mendorong terjadinya pelanggaran HAM baru.

Langkah ketiga yang menjadi sorotan adalah dukungan politik yang diberikan Presiden Jokowi kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada 2024. Dukungan ini dianggap sebagai kemunduran demokrasi dan memperkuat politik dinasti.

Dalam konteks ini, FRD, IKOHI, dan Kawan ‘98 meminta Ombudsman untuk menegakkan sila kedua Pancasila “Kemanusiaan yang adil dan beradab” dengan menekan Presiden Joko Widodo untuk segera menjalankan 4 Rekomendasi DPR RI 2009 sebelum Pemilu 14 Februari 2024, yaitu:

  • Membentuk pengadilan HAM ad hoc.
  • Melakukan pencarian terhadap 13 orang yang masih hilang.
  • Merehabilitasi dan memberikan kompensasi kepada keluarga korban.
  • Meratifikasi Konvensi Anti-Penghilangan Paksa.

FRD, IKOHI, dan Kawan ‘98 berharap Ombudsman dapat memberikan peringatan keras kepada Presiden untuk memprioritaskan pelaksanaan rekomendasi tersebut. [RE/***]

Tags: AdukanJokowiOmbudsmanOrangPRDPresidensegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Bupati Tapanuli Utara kawal usulan peningkatan status ruas jalan daerah menjadi jalan nasional 

by Ingot Simangunsong
23 Oktober 2026 | 18:20 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO -- PEMERINTAH Kabupaten Tapanuli Utara terus berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur dan memperkuat konektivitas antar wilayah. Terkait hal...

Read more
News

Polres Pematangsiantar dan Forkopimda ikuti kunker Kapolri, deklarasikan penolakan narkoba

by Ingot Simangunsong
23 Oktober 2026 | 18:12 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO – POLRES Pematangsiantar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti zoom meeting kunjungan kerja (kunker) Kapolri di wilayah...

Read more
Oplus_131072
News

Pemkab Tapanuli Utara hadiri WCCE 2026 di Jakarta

by Ingot Simangunsong
23 Oktober 2026 | 07:04 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO -bWAKIL BUPATI Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan menghadiri The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026...

Read more
News

WASPADA! BMKG INGATKAN CUACA EKSTREM DI SUMUT 23–25 OKTOBER, WARGA DIMINTA SIAGA

by Ingot Simangunsong
22 Oktober 2026 | 20:53 WIB
0

SUMATERA UTARA, SEGARIS.CO — MASYARAKAT Sumatera Utara diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem pada 23–25 Oktober 2026. BMKG memperingatkan...

Read more
Oplus_131072
News

Peduli kesehatan masyarakat, Satgas Inti Mahakarya IPK Simalungun bagikan masker di Jalan Asahan

by Ingot Simangunsong
22 Oktober 2026 | 19:37 WIB
0

SIMALUNGUN, SEGARIS.CO -- SATUAN Tugas (Satgas) Inti Mahakarya DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Simalungun menggelar acara peduli kesehatan masyarakat...

Read more
News

Pemkab Taput dan Kementerian ESDM bahas pengembangan potensi panas bumi

by Ingot Simangunsong
22 Oktober 2026 | 10:52 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO --‎PEMERINTAH Kabupaten Tapanuli Utara bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia bahas potensi panas...

Read more

Berita Terbaru

News

Bupati Tapanuli Utara kawal usulan peningkatan status ruas jalan daerah menjadi jalan nasional 

23 Oktober 2026 | 18:20 WIB
News

Polres Pematangsiantar dan Forkopimda ikuti kunker Kapolri, deklarasikan penolakan narkoba

23 Oktober 2026 | 18:12 WIB
News

Pemkab Tapanuli Utara hadiri WCCE 2026 di Jakarta

23 Oktober 2026 | 07:04 WIB
News

WASPADA! BMKG INGATKAN CUACA EKSTREM DI SUMUT 23–25 OKTOBER, WARGA DIMINTA SIAGA

22 Oktober 2026 | 20:53 WIB
News

Peduli kesehatan masyarakat, Satgas Inti Mahakarya IPK Simalungun bagikan masker di Jalan Asahan

22 Oktober 2026 | 19:37 WIB
News

Pemkab Taput dan Kementerian ESDM bahas pengembangan potensi panas bumi

22 Oktober 2026 | 10:52 WIB
News

Kejari Simalungun dampingi Kajati Sumut, serahkan Legal Opinion dan 10 sertifikat tanah wakaf

21 Oktober 2026 | 20:31 WIB
News

KPK bantah video viral Nusron Wahid dijemput paksa, Ini fakta debenarnya

21 Oktober 2026 | 01:28 WIB
News

Pemkab Taput raih apresiasi sukses  Tuan Rumah Rakernas V MPK Indonesia ‎

20 Oktober 2026 | 07:49 WIB
News

‎Rekonstruksi Jalan Salib Kasih–Simanampang perkuat akses pariwisata dan pertanian Taput

20 Oktober 2026 | 07:31 WIB
News

Polisi ringkus tersangka penggelapan Avanza, korban rugi Rp190 juta

19 Oktober 2026 | 16:26 WIB
News

KWT di Pematangsiantar panen sayuran dan cabai, pendampingan Daud Simanjuntak diapresiasi

19 Oktober 2026 | 09:12 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus