Segaris.co
Rabu, 9 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Pengabaian Kasus Penghilangan Paksa: FRD, IKOHI, dan Kawan ’98 adukan Presiden Jokowi

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
18 Januari 2024 | 16:04 WIB
in News

JAKARTA – SEGARIS.CO – FORUM Rakyat Demokratik untuk Keadilan Korban Penghilangan Paksa (FRD), Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI), dan Kawan Ganjar-Mahfud ‘98 (Kawan ’98), hari ini telah mengajukan pengaduan terhadap Presiden Joko Widodo ke lembaga Ombudsman.

Hal ini dilakukan karena selama 9 tahun kepemimpinannya, pemerintah dianggap telah mengabaikan Rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) tahun 2009 yang berkaitan dengan penyelesaian kasus penghilangan paksa 1997-1998.

Pengabaian ini dianggap sebagai indikasi rendahnya komitmen pemerintah dalam menangani pelanggaran HAM di masa lalu.

SOAL tiang iklan baliho Evolution di badan jalan, Soefie Saragih: “Pihak SatPol PP yang berwenang”

“Pengabaian pemerintah terhadap Rekomendasi DPR RI Nomor PW.01/6204/DPR RI/IX/2009 menunjukkan kurangnya keseriusan dalam menyelesaikan kasus penghilangan paksa dan menghentikan praktik ini di Indonesia,” ujar Petrus H. Hariyanto, juru bicara FRD dan Sekjen Partai Rakyat Demokratik (PRD) periode 1996-2002.

FRD, IKOHI, dan Kawan ‘98 menuntut agar Presiden Joko Widodo segera melaksanakan Rekomendasi DPR RI tersebut sebagai bukti komitmen pemerintah dalam menyelesaikan kasus ini.

Mereka menilai bahwa selama 9 tahun pemerintahan Jokowi, terutama pada periode kedua sejak 2019, Presiden tidak menunjukkan inisiatif dan niat politik yang serius dalam menjalankan rekomendasi DPR tersebut.

Bahkan, langkah-langkah yang diambil Presiden dinilai semakin memperkuat impunitas bagi pelaku penghilangan paksa aktivis 1997-1998.

Langkah pertama yang dianggap memperkuat impunitas adalah pengangkatan Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan pada 23 Oktober 2019. Pengangkatan ini dianggap sebagai upaya melindungi pelaku utama penghilangan paksa aktivis 1997-1998 dan memperkuat impunitas. The Guardian, media Inggris, bahkan menulis artikel dengan judul “Hari gelap HAM” terkait pengangkatan Prabowo sebagai Menhan.

Langkah kedua yang dinilai memperkuat impunitas adalah keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 166/TPA Tahun 2020 yang mengangkat dua mantan anggota Tim Mawar ke posisi penting di Kementerian Pertahanan. Langkah ini dianggap berpotensi melemahkan penegakan hukum di Indonesia dan mendorong terjadinya pelanggaran HAM baru.

Langkah ketiga yang menjadi sorotan adalah dukungan politik yang diberikan Presiden Jokowi kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada 2024. Dukungan ini dianggap sebagai kemunduran demokrasi dan memperkuat politik dinasti.

Dalam konteks ini, FRD, IKOHI, dan Kawan ‘98 meminta Ombudsman untuk menegakkan sila kedua Pancasila “Kemanusiaan yang adil dan beradab” dengan menekan Presiden Joko Widodo untuk segera menjalankan 4 Rekomendasi DPR RI 2009 sebelum Pemilu 14 Februari 2024, yaitu:

  • Membentuk pengadilan HAM ad hoc.
  • Melakukan pencarian terhadap 13 orang yang masih hilang.
  • Merehabilitasi dan memberikan kompensasi kepada keluarga korban.
  • Meratifikasi Konvensi Anti-Penghilangan Paksa.

FRD, IKOHI, dan Kawan ‘98 berharap Ombudsman dapat memberikan peringatan keras kepada Presiden untuk memprioritaskan pelaksanaan rekomendasi tersebut. [RE/***]

Tags: AdukanJokowiOmbudsmanOrangPRDPresidensegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

SCW soroti kutipan SPP Rp75.000 di MAN 2 Tanjungpura

by Ingot Simangunsong
8 September 2026 | 18:58 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO – DUGAAN pungutan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sebesar Rp75.000 per siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tanjungpura,...

Read more
News

Pemkab Taput perkuat ketahanan pangan perikanan, BBI Purbatua disiapkan jadi laboratorium percontohan

by Ingot Simangunsong
8 September 2026 | 14:09 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan sektor perikanan air tawar. Salah satunya...

Read more
News

MBG Kota Malang disorot: DPRD dorong penghentian sementara, BGN pilih evaluasi dan pembenahan

by Ingot Simangunsong
7 September 2026 | 17:42 WIB
0

MALANG, SEGARIS.CO — PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang kembali menjadi sorotan. Setelah menerima aspirasi mahasiswa dalam aksi...

Read more
News

Pimpin apel gabungan, Wabup Taput tekankan evaluasi kinerja, inovasi, dan transparansi publik

by Ingot Simangunsong
7 September 2026 | 10:45 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO – WAKIL Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara di halaman...

Read more
News

Rapidin Simbolon instruksikan kader PDI Perjuangan Sumut jaga stabilitas politik di tengah bencana

by Ingot Simangunsong
7 September 2026 | 01:40 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO -- MEMASUKI pekan kedua September 2026, bangsa Indonesia kembali menghadapi berbagai kondisi alam yang berubah cepat. Setelah gempa...

Read more
News

Poster “Kabinet Tangguh” viral, Dedi Mulyadi–Ahok dipasangkan untuk 2029

by Ingot Simangunsong
6 September 2026 | 17:40 WIB
0

Dari Mahfud MD hingga Anies Baswedan, sejumlah tokoh nasional muncul dalam poster digital yang menggambarkan kabinet pemerintahan periode 2029–2034. Namun,...

Read more

Berita Terbaru

News

SCW soroti kutipan SPP Rp75.000 di MAN 2 Tanjungpura

8 September 2026 | 18:58 WIB
News

Pemkab Taput perkuat ketahanan pangan perikanan, BBI Purbatua disiapkan jadi laboratorium percontohan

8 September 2026 | 14:09 WIB
SEREMONI

Pemkab Taput hadiri bersholawat bersama, santuni anak yatim

8 September 2026 | 06:50 WIB
News

MBG Kota Malang disorot: DPRD dorong penghentian sementara, BGN pilih evaluasi dan pembenahan

7 September 2026 | 17:42 WIB
News

Pimpin apel gabungan, Wabup Taput tekankan evaluasi kinerja, inovasi, dan transparansi publik

7 September 2026 | 10:45 WIB
News

Rapidin Simbolon instruksikan kader PDI Perjuangan Sumut jaga stabilitas politik di tengah bencana

7 September 2026 | 01:40 WIB
News

Poster “Kabinet Tangguh” viral, Dedi Mulyadi–Ahok dipasangkan untuk 2029

6 September 2026 | 17:40 WIB
News

SD Integritas Bangsa abaikan biaya perobatan siswanya

6 September 2026 | 15:44 WIB
News

Sidang Kasus Kuota Haji: Gus Alex sebut 24 anggota Panja Komisi VIII minta 3.000 riyal

5 September 2026 | 09:56 WIB
News

Bantuan tahap pertama tuntas disalurkan, PDI Perjuangan sapa pengungsi Desa Suka Tengah

5 September 2026 | 08:07 WIB
News

Rapidin Simbolon pimpin penyaluran bantuan untuk pengungsi erupsi Gunung Sinabung

4 September 2026 | 08:20 WIB
News

Saleh Partaonan Daulay: Penyaluran KUR dengan plafon Rp100 juta tak perlu agunan tambahan

4 September 2026 | 06:56 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus