Segaris.co
Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

IMLEK FAIR “perekat” BUDAYA, tidak KOMERSIAL dan bukan PASAR MALAM

Chandra Yau: Jika tidak ada halangan, 2024 digelar

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
12 Januari 2023 | 10:41 WIB
in News

MELALUI telepon selular, Ketua DPD Walubi Kota Pematang Siantar, Susanto menyebutkan, bahwa IMLEK FAIR yang pelaksanaannya dimulai pada tahun 2015, di samping untuk menyambut perayaan IMLEK, juga menjadi “perekat” budaya etnis (suku) yang ada di Kota Pematang Siantar.

Sementara itu, sekretaris DPD Walubi, Chandra Yau mengungkapkan, pelaksanaan IMLEK FAIR, murni untuk hiburan dalam menyambut perayaan IMLEK dengan menampilkan kebudayaan Tionghoa, serta kebudayaan etnis yang ada di Kota Pematang Siantar.

“Jadi, Imlek Fair itu murni dalam nuansa gembira menyambut perayaan Imlek yang diisi dengan penampilan budaya seluruh etnis yang ada di Kota Pematang Siantar,” kata Chandra Yau, yang memimpin terselenggaranya Imlek Fair di tahun 2016 dan 2017.

Pelaksanaan Imlek Fair itu, dijelaskan Chandra Yau, digelar selama 8 hari sebelum perayaan Imlek, dengan memasang ratusan lampion dan hiasan di Jalan Bandung dan Jalan MT Haryono, Kota Pematang Siantar.

“Jadi, konsep Imlek Fair itu, ya bagaimana etnis Tionghoa bergembira menyambut Perayaan Imlek, bersama seluruh lapisan masyarakat dengan menampilkan ragam budaya etnis yang ada di Kota Pematang Siantar,” kata Chandra Yau.

Tidak komersial

Kemudian Chandra Yau menjelaskan, sejak digelar tahun 2015 yang diprakarsai tokoh masyarakat Tionghoa, OW Herry Darmawan, pelaksanaan Imlek Fair, orientasinya tidak komersial.

“Kita benar-benar menggelarnya dalam menyambut Perayaan Imlek. Yang kita kerjakan selama ini, murni untuk menyajikan hiburan dengan menampilkan budaya, tidak hanya budaya etnis Tionghoa, juga budaya Simalungun, Toba, Mandailing dan budaya etnis lainnya.  Tidak ada nuansa komersial di pelaksanaan Imlek Fair,” kata Chandra Yau.

Menurut Chandra Yau, setiap malam sepanjang 8 hari pelaksanaan – dimana penyelenggara mempersiapkan panggung – setelah Barongsai tampil, sesuai jadwal yang sudah dipersiapkan, giliran etnis lainnya menampilkan kebudayaan masing-masing.

Pengertian tidak komersial, dijelaskan Chandra Yau, di tempat kegiatan Jalan Bandung dan sebagai Jalan MT Haryono, tidak ada kesan bazar apalagi PASAR MALAM.

Perkuat rasa toleransi melalui perekatan budaya

Menurut Chandra Yau, pengharapan dari terlaksananya Imlek Fair, adalah semakin menguatnya rasa toleransi melalui perekatan budaya dari semua etnis yang ada di Kota Pematang Siantar.

“Melalui kebudayaanlah, kita rekat rasa toleransi. Dengan terpeliharanya rasa kebersamaan melalui kebudayaan, kita akan lebih mudah membangun komunikasi atau membicarakan apa pun terkait kemajuan pembangunan Kota Pematang Siantar,” kata Chandra Yau.

Baca juga :

Dukung PERAYAAN IMLEK, INI HARAPAN Hj Susanti Dewayani bagi Kota Pematang Siantar

Makanya, Chandra Yau mengungkapkan, kerja penyelenggaraan Imlek Fair tersebut, yang demikian banyak menyita waktu dan pikiran, dengan satu tujuan membangun rasa toleransi di tengah masyarakat Pematang Siantar yang heterogen.

“Melalui kebudayaan, salah satu pintu penguatan membangun rasa toleransi. Itu yang perlu sama-sama kita jaga, dan kami berupaya menyajikannya dengan baik melalui Imlek Fair,” kata Chandra Yau.

Tahun 2024 rencana digelar kembali

Diungkapkan Chandra Yau, pada Nopember 2022, masyarakat etnis Tionghoa, khususnya para sesepuh telah menyampaikan “kerinduan” untuk digelar kembali Imlek Fair.

“Kita sudah ngumpul pada Nopember tahun kemarin, untuk membicarakan penggelaran kembali Imlek Fair. Namun, ketika itu PPKM belum dicabut, dan baru Desember 2022, Presiden mencabut PPKM. Artinya, kita di tahun 2023 ini, akan mulai membicarakan kemungkinan digelarnya Imlek Fair pada tahun 2024,” kata Chandra Yau.

Baca juga :

Hj Susanti Dewayani: “Bisa menggunakan Lapangan H Adam Malik untuk kegiatan keagamaan, sosial, dan budaya”

Kemudian, Chandra Yau menegaskan, terkait pelaksanaan Imlek Fair yang pemasangan tenda-tendanya dibongkar paksa SatPol PP Kota Pematang Siantar, tidak ada kaitannya dengan Walubi.

“Kita mau meluruskan informasi yang simpang-siur, yang menyebutkan Walubi ikut serta. Faktanya, Walubi tidak ikut, dan tidak pernah terlibat dalam membicarakan rencana Imlek Fair yang dibongkar SatPol PP,” kata Chandra Yau. (Ingot Simangunsong/Samsudin Harahap/***)

 

 

 

 

ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
News

BESOK… DPRD Sumut gelar RDP bahas korban penipuan BNI Siantar

by Ingot Simangunsong
2 Juni 2026 | 15:07 WIB
0

PEMATANGSIANTAR -- SEGARIS.CO -- MASIH ingat kasus penipuan Rp28 M di BNI Aek Nabara? Nah, ini menyeruak lagi kasus kejahatan...

Read more
News

Martogi Sinaga serahkan SK defenitif PAC IPK Ujungpadang

by Ingot Simangunsong
1 Juni 2026 | 15:56 WIB
0

SIMALUNGUN -- SEGARIS.CO -- KETUA DPD IPK Simalungun Martogi Sinaga SH menyerahkan SK Defenitif PAC IPK Kecamatan Ujungpadang kepada ketua...

Read more
News

Pemkab Tapanuli Utara serahkan santunan korban kebakaran Hutatinggi

by Ingot Simangunsong
29 Mei 2026 | 22:03 WIB
0

TAPANULI UTARA -- SEGARIS.CO -- ‎PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara menyerahkan santunan kematian dari Kementerian Sosial RI kepada ahli waris...

Read more
News

PAN Langkat sembelih 5 sapi Qurban di Idul Adha 1447 H

by Ingot Simangunsong
28 Mei 2026 | 15:55 WIB
0

LANGKAT -- SEGARIS.CO - MENYAMBUT Hari Raya Idul Adha 1447/2026 M, Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Langkat...

Read more
News

‎Bupati Taput tinjau pemulihan jalan BKPSU dan lokasi Huntap bantuan KDM

by Ingot Simangunsong
28 Mei 2026 | 06:44 WIB
0

TAPANULI UTARA -- SEGARIS.CO --‎ BUPATI Tapanuli Utara (Taput) Jonius TP Hutabarat tinjau pemulihan jalan BKPSU (Bantuan Keuangan Provinsi Sumatera...

Read more
News

‎Diikuti 104 peserta, SAfest 2026 Sibandang – Muara sukses

by Ingot Simangunsong
25 Mei 2026 | 06:49 WIB
0

TAPANULI UTARA -- SEGARIS.CO --K0LABORASI dalam memajukan sektor pariwisata olahraga (sport tourism) kembali ditorehkan di bumi Tapanuli Utara. Bupati Tapanuli...

Read more

Berita Terbaru

News

BESOK… DPRD Sumut gelar RDP bahas korban penipuan BNI Siantar

2 Juni 2026 | 15:07 WIB
News

Martogi Sinaga serahkan SK defenitif PAC IPK Ujungpadang

1 Juni 2026 | 15:56 WIB
SEREMONI

Pemkab Tapanuli Utara kembali raih Opini WTP dari BPK RI

30 Mei 2026 | 10:50 WIB
News

Pemkab Tapanuli Utara serahkan santunan korban kebakaran Hutatinggi

29 Mei 2026 | 22:03 WIB
News

PAN Langkat sembelih 5 sapi Qurban di Idul Adha 1447 H

28 Mei 2026 | 15:55 WIB
News

‎Bupati Taput tinjau pemulihan jalan BKPSU dan lokasi Huntap bantuan KDM

28 Mei 2026 | 06:44 WIB
SEREMONI

Kapolres Simalungun Sholat Idul Adha di Rambung Merah

27 Mei 2026 | 14:07 WIB
News

‎Diikuti 104 peserta, SAfest 2026 Sibandang – Muara sukses

25 Mei 2026 | 06:49 WIB
News

Pangulu minta Ketua Maujana Nagori Rambung Merah segera DICOPOT

24 Mei 2026 | 18:26 WIB
News

‎Masuk 42 Daerah Piloting Nasional, Pemkab Taput gelar ToT digitalisasi bantuan sosial bagi 510 agen

23 Mei 2026 | 10:54 WIB
News

Wabup Taput: “BUMDes Saurdot harus menjadi contoh dan role model”

22 Mei 2026 | 11:46 WIB
News

Dasa Sinaga tampung aspirasi warga Simalungun: Irigasi, jalan, dan dana keagamaan

21 Mei 2026 | 17:02 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita