Segaris.co
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir
Sabar Mangadoe, Penasehat DPP DGP #DulurGanjarPranowo, dan Pendiri GKP #GerakanKebajikanPancasila

Sabar Mangadoe, Penasehat DPP DGP #DulurGanjarPranowo, dan Pendiri GKP #GerakanKebajikanPancasila

PILEG SISTEM PROPORSIONAL TERBUKA, DEMOKRASI ALAT MENJAJAH dan MENJARAH

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
3 Januari 2023 | 23:25 WIB
in Buah Pikir

Oleh | Sabar Mangadoe

 

SISTEM PROPORSIONAL TERBUKA sudah terbukti suburkan POLITIK UANG. Semakin lama semakin banyak rakyat berpenghasilan rendah (Wong Cilik) yang semakin bangga dan gembira KECANDUAN POLITIK UANG.

Pileg Sistem Proporsional Terbuka, sangat menguntungkan partai yang minim kader, apalagi PARTAI NIHIL KADER!!! =

Karena partai menjadi tidak merasa perlu lagi menjalankan perintah UU Partai, yaitu peran dan fungsi partai menciptakan kader. Saat Pileg, partai tidak harus mengajukan kader partai.

Akibatnya banyak partai sengaja mengajukan siapa pun yang banyak duit asalkan berani bakar duit untuk menjadi Caleg. Juga ajukan para artis dangdut atau pun artis Sinetron yang popular dan mereka mengalahkan para Caleg Kader Partai!!!

Pileg Sistem Proporsional Terbuka Daya Rusak Berlipat Ganda

Akibatnya Sistem Proporsional Terbuka, yaitu Nyoblos Caleg selain Nyoblos Partai, terbukti daya rusaknya berlipat-ganda. Almarhum Buya Syafii Maarif bilang, “Demokrasi Indonesia memasuki Fase Tuna Adab. Sesungguhnya sedang Menuju Biadab. Demokrasi Tuna Adab Menuju Biadab!!”

Karena pertama, selain semakin lama semakin banyak Wong Cilik yang semakin bangga dan gembira kecanduan politik uang, atau pun memilih Caleg karena aspek kepopuleran semata, yang kedua juga mengakibatkan semakin lama semakin mem-banyak-nya terpilih para anggota DPR-RI mau pun DPRD Propinsi/Kabupaten/Kota dengan kualitas integritas moral dan konsistensi serta  kompetensi yang rendah.

Pasti Ditolak Partai Minim Kader, Apalagi Nihil Kader

Oleh karena itu, partai yang paling siap dengan sistem Proporsional Tertutup adalah Partai yang telah sesuai dan melaksanakan UU Partai, yaitu Peran dan Fungsi Partai adalah menciptakan Kader. Disebut Partai Kader.

Dan semua kita tahu bahwa sampai saat ini, hanya PDIP yang paling merupakan partai kader. Kalau Pemilihan Legislatif, dengan Sistem Proporsional Tertutup selain sangat menguntungkan Partai Kader, dalam hal ini PDIP, juga otomatis sangat merugikan Partai Non Kader, yaitu partai-partai yang minim kader, apalagi partai Nihil Kader.

Jadi janganlah kita heran atau kaget hanya PDI Perjuangan yang setuju Sistem Proporsional Terbuka.

Dan rakyat, bangsa dan negara Indonesia pun akan beruntung karena semua partai dipaksa atau terpaksa harus menciptakan Kader Partai masing-masing.

Akibatnya, semakin lama kualitas anggota DPR-RI dan DPRD Propinsi/Kabupaten/Kota yang terpilih pastilah, dari Pileg ke Pileg berikutnya, akan semakin lama semakin membaik. Mereka ini layak didapuk sebagai para Wakil Rakyat, para Anggota Dewan Yang Mulia..

 

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto dalam diskusi Election Corner yang diselenggarakan Fisipol UGM, di Yogyakarta, Senin (10/10/2022), bertema “Mengembalikan Kembali Politik Programatik di Pemilu 2024.” (Istimewa)

Demokrasi Membangun Daulat Rakyat

Demokrasi sama dengan upaya berkelanjutan untuk membangun Kedaulatan Rakyat, sehingga dengan demikian demokrasi dapat menjadi alat untuk  mensejahterakan dan memajukan rakyat, bangsa dan negara.

Bila demokrasi malah semakin menggerus Kedaulatan Rakyat itu sendiri akibat semakin subur dan merajalelanya Politik Uang, maka semakin lama semakin banyak menghasilkan PoliTikus Busuak yang terpilih, maka demokrasi pastilah dijadikan alat yang sebaliknya.

Demokrasi dijadikan alat ampuh untuk menciptakan Konspirasi JahaD bagi Para Politikus Busuak, Pengusaha Hitam, Birokrat Korups dan Mafia Hukum untuk menjajah dan menjarah rakyat, bangsa dan negara-nya sendiri.

Dulu Bung Karno menyebut mereka semua sebagai “LONDO IRENG”, lebih JahaD dari Belanda Penjajah dan Penjarah.

Pileg dengan Sistem Proporsional Terbuka sejak mulai Pemilu 2009, lalu Pemilu 2014 dan Pemilu 2019 lalu sudah terbukti semakin bikin rakyat berpenghasilan rendah semakin bangga dan gembira kecanduan politik uang.

Serta otomatis menghasilkan semakin banyaknya anggota DPR-RI dan DPRD Propinsi/Kabupaten/Kota terpilih yang berkualitas rendah, yang selanjutnya menciptakan gerombolan LONDO IRENG!!!

Jadi sekali lagi, janganlah kita kaget atau pun terheran kenapa hanya PDI Perjuangan yang mendukung Pileg dengan Sistem Proporsional Tertutup dimaksud.

(Catatan Penting :

Bahwa DEMOKRASI PANCASILA adalah demokrasi untuk membangun Kedaulatan Rakyat Indonesia yang sesuai dan berdasarkan perintah Konstitusi Negara, yaitu Sila Ke-4 Pancasila.

“Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.”

Bahwa Pileg dengan Sistem Proporsional Tertutup, merupakan implementasi yang otentik dari Demokrasi Pancasila. Bukan Demokrasi Barat atau Demokrasi Liberal. Bukan juga Demokrasi Republik Islam Iran, Demokrasi Ala Mulloh.

Salam Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika).

Penulis, Sabar Mangadoe, Pendiri GKP #GerakanKebajikanPancasila

ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

Bobby harus belajar (lagi) kewenangan kepala daerah

by Ingot Simangunsong
26 Agustus 2026 | 19:59 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan    BOBBY NASUTION kembali melakukan akrobat politik dengan menjadi kepala daerah paling peduli terhadap warga. Gubernur...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Timoty Situmorang, telusuri silsilah Op Tuan Situmorang

by Ingot Simangunsong
25 Agustus 2026 | 07:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   TIMOTY SITUMORANG, 27 tahun, lahir di Kota Medan, tetapi dia sangat pasih berbahasa Batak. Anak...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Tingkat inflasi Sumut tinggi, TANGGUNG JAWAB SIAPA?

by Ingot Simangunsong
16 Agustus 2026 | 22:51 WIB
0

Oleh | Sutrisno Pangaribuan Kantor Gubernur Sumut BERDASARKAN Perda No.10 Tahun 2025 Tentang Perubahan Atas Perda No.8 Tahun 2022 Tentang...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Warga HKBP dijanjikan Sekda, ternyata hanya tiga bulan

by Ingot Simangunsong
3 Agustus 2026 | 14:28 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan SETELAH skenario awal menjadikan Topan Ginting sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) kandas. Bobby...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Stop pencitraan! Tidak ada urgensi Bobby-Surya berkantor di Nias

by Ingot Simangunsong
31 Juli 2026 | 15:06 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan AKSI Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dan Surya berkantor di Pulau Nias hanya...

Read more
Buah Pikir

Diawali asesmen, Dinas Pendidikan Tapanuli Utara akan tingkatkan mutu pendidikan

by Ingot Simangunsong
31 Juli 2026 | 11:18 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang LANGKAH yang dilakukan Kadis Pendidikan Tapanuli Utara Freddy Advent Panjaitan untuk meningkatkan mutu pendidikan sangat tepat....

Read more

Berita Terbaru

News

Komite MAN 2 Langkat bantah tuduhan pungli SPP, tegaskan dana bersumber dari sumbangan wali siswa

16 September 2026 | 17:11 WIB
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

16 September 2026 | 16:03 WIB
News

Nusron Wahid tak terjaring OTT, 4 orang kepercayaannya jadi tersangka kasus HGB

16 September 2026 | 07:48 WIB
News

Belum tuntas kasus sebelumnya, 35 siswa SMKN 1 Merdeka kembali dilarikan ke rumah sakit usai santap MBG

15 September 2026 | 21:31 WIB
News

MBG jangan berujung “Makan gratis, risiko ditanggung anak”: PDIP Sumut desak rujukan siswa MTsN 2 Kisaran jangan dipersulit

15 September 2026 | 21:00 WIB
SEREMONI

TP PKK Pematangsiantar perkuat sinergi dan persiapkan penilaian Lomba PHBS

15 September 2026 | 19:14 WIB
News

OTT KPK di Jabodetabek: Kader Golkar Fahd A Rafiq diamankan dalam kasus HGB Bogor

15 September 2026 | 16:26 WIB
SEREMONI

Wali Kota Pematangsiantar dinilai beri perhatian besar kepada umat Katolik

15 September 2026 | 15:03 WIB
SEREMONI

Pemko Pematangsiantar susun Perwa PSU Perumahan, dorong kepastian hukum bagi pengembang dan masyarakat

15 September 2026 | 06:44 WIB
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

14 September 2026 | 20:53 WIB
PENDIDIKAN

Orangtua kecewa, SD Integritas Bangsa belum beri klarifikasi soal siswa patah tulang

14 September 2026 | 19:15 WIB
News

DPRD Sumut disorot, pungutan Rp75.000 per Siswa di MAN 2 Tanjungpura belum mendapat tanggapan

14 September 2026 | 18:00 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus