Segaris.co
Senin, 2 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News
Ketua FUTASI, Tio Merly boru Sitinjak

Ketua FUTASI, Tio Merly boru Sitinjak

Ketua FUTASI, Tio Merly boru Sitinjak, KAMI TETAP BERTAHAN karena HIDUP dari BERTANI

Disampaikan ke KOMNAS HAM

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
25 November 2022 | 14:34 WIB
in News

PIHAK PTPN III, beberapa hari ini melakukan penertiban sekaligus perubahan bangunan (rumah) di lahan yang disebut masih di wilayah HGU di Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematang Siantar, Provinsi Sumatera Utara.

Menurut data, ada 296 kepala keluarga yang sudah membangun rumah tinggal (baik itu bangunan sederhana mau pun yang permanen). Bahkan, mereka sudah memiliki KTP dan KK, serta sudah mengikuti 3 kali pemilihan kepala daerah, yakni masa Marim Purba, almarhum Hulman Sitorus dan almarhum Ir Asner Silalahi-dr Susanti Dewayani SPA.

“Untuk tempat kami ini, ada 1 TPS yang didirikan di lahan kosong depan kantor Kelurahan Gurilla,” kata Ketua Forum Tani Sejahtera Indonesia (Futasi), Tio Merly boru Sitinjak kepada segaris.co di rumahnya, Jumat (25/11/2022).

Baca juga :

POLISI TANGKAP tiga aktivis GJL Kalteng TERKAIT AKSI TUNTUTAN BATAS lahan Sawit PT Windu Nabatindo Lestari

Menurut Tio Merly boru Sitinjak, sejak muncul upaya pengosongan lahan di tahun 2021 hingga saat ini, yang tersisa warga yang masih bertahan sekitar 80 lebih kepala keluarga.

Yang selebihnya, dari jumlah 296 kepala keluarga, sudah menerima “tali asih” dan rumah mereka diberi tanda X warna merah, yang sampai Jumat (25/11/2022) dilakukan pembongkaran dengan menggunakan alat berat (eskavator) yang didampingi ratusan petugas keamanan.

Baca juga :

KRIMINALISASI tiga aktivis GJL Kalteng, KAPOLRES KOTIM DIPROPAMKAN

Akan terus bertahan

Tio Merly boru Sitinjak – yang mengaku sudah 18 tahun bermukim di lahan tersebut dan sepanjang 16 tahun tidak ada masalah tersebut – bersama rekan-rekan lainnya, aku terus bertahan dan mempertahankan tempat mereka bermukim.

“Kami akan tetap bertahan dan mempertahankan yang sudah ada. Selama ini tidak ada masalah dan kami sudah merasa lebih sejahtera dibandingkan saat pertama kali sampai di tempat ini,” kata Tio Merly boru Sitinjak yang menjelaskan bahwa dirinya memimpin Futasi sejak tahun 2014.

Baca juga :

RAKSAHUM desak KPK, “TANGKAP” anggota DPRD Sumut

Keberadaan mereka di lahan tersebut, menurut Tio Merly boru Sitinjak, sudah diakui Pemerintah Kota Pematang Siantar dengan diberikannya identitas administrasi kependudukan, ya itu tadi, berupa KTP dan Kartu Keluarga.

Tidak hanya itu, saat Wali Kota Pematang Siantar, Marim Purba, dibangun jalan umum memasuki pemukiman yang juga jalan menuju kantor Kelurahan Gurilla.

Tidak hanya itu, pada masa kepemimpinan almarhum Hulman Sitorus, Pemerintah Kota Pematang Siantar memberikan bantuan penampungan air bersih untuk kebutuhan rumah-rumah warga.

“Jaringan arus listrik pun sudah masuk,” kata Tio Merly boru Sitinjak.

Menurut Tio Merly boru Sitinjak, sangat kontradiksi sekali jika Pemerintah Kota Pematang Siantar membangun jalan umum (jalan kelurahan) di lahan yang disebut-sebut HGU PTPN III.

“Begitu juga dengan dokumen administrasi kependudukan, berupa KTP dan KK. Untuk apa difasiltasi Pemerintah Kota Pematang Siantar, jika lahan yang kami tempati ini HGU-nya PTPN III,” kata Tio Merly boru Sitinjak.

Baca juga :

1.482 kasus PELANGGARAN TATA RUANG di kawasan Danau Toba, 5 KASUS di SIMALUNGUN

 

Hidup dari bertani

Diungkapkan Tio Merly boru Sitinjak, kebulatan tekad mereka untuk tetap bertahan, tidak ada kaitannya terhadap ketidakcocokan dengan “tali asih” sebagai pengganti bangunan yang akan dirubuhkan.

“Kami yang masih tersisa ini, makanya mempertahankan untuk tidak keluar atau menerima tali asih, karena kami sudah tidak tahu lagi mencari nafkah dengan cara apa. Kami sudah terbiasa hidup dari hasil bertani,” kata Tio Merly boru Sitinjak.

Menurutnya, setiap kepala keluarga yang tinggal di lahan tersebut hanya memiliki luas tanah sekitar 1 rante. Di lahan itulah mereka dirikan bangunan tempat tinggal dan sisanya dimanfaatkan untuk bercocok tanam, jagung, sere dan ubi kayu.

“Untuk menambah lahan cocok tanam, kami manfaatkan lahan-lahan kosong yang tidak dipergunakan oleh pemilik tanah. Sehingga, kami yang menggantungkan hidup dari hasil Bertani, memiliki lahan cocok tanam mencapai 3-5 rante,” kata Tio Merly boru Sitinjak.

Dengan pola masa panen yang berbeda-beda, hasil panen itulah yang dapat dimanfaatkan untuk menutupi biaya hidup dan pendidikan anak-anak.

“Jadi, kalau kami terima tali asih tersebut, tentu kami akan mencari kontrakan baru, lantas untuk memenuhi hidup, kami mau kerja apa. Dimana lagi lahan untuk bertani,” katanya.

Dua bulan tidak tentu penghasilan dan dapur umum

Sudah hampir dua bulan, Tio Merly boru Sitinjak bersama teman-temannya bertahan, dan tidak dapat bekerja di lahan pertanian, karena berjaga-jaga agar rumah mereka tidak dirubuhkan dengan lat berat.

“Dua bulan ini, kami hampir tidak berpenghasilan apa pun. Makan pun sudah tidak menentu,” kata Tio Merly boru Sitinjak.

Bersyukur, saat ini di lokasi yang mereka pertahankan tersebut, sudah berdiri DAPUR UMUM, yang memenuhi kebutuhan makan mereka.

“Syukur ada dapur umum sekarang ini. Kemudian, datang bantuan beras, kopi, bubuk teh dan gula dari saudara-saudara yang merasa prihatin dengan kondisi kami saat ini,” kata Tio Merly boru Sitinjak.

Selain mereka tetap mempertahankan tempat tinggal, di lokasi tersebut, saat ini masih berdiri kokoh tempat ibadah umat Kristen, yakni Gereja HKI.

Kemudian, keberadaan mereka mulai mendapat dukungan dari sejumlah aktivis Kota Pematang Siantar, mau pun kalangan mahasiswa.

Terakhir, ketika segaris.co berada di lokasi tersebut, diinformasikan bahwa permasalahan mereka sudah disampaikan ke KOMNAS HAM. (***)

 

 

ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Pemko Pematangsiantar tegaskan penertiban bus di luar Terminal Tanjungpinggir

by Ingot Simangunsong
30 Januari 2026 | 11:40 WIB
0

PEMATANGSIANTAR -- SEGARIS.CO -- WALI KOTA Pematangsiantar Wesly Silalahi, yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang, memimpin Rapat Optimalisasi...

Read more
News

Uang kehormatan guru PAUD SAB Pematangsiantar naik, guru sampaikan terimakasih kepada Ketua TP PKK

by Ingot Simangunsong
30 Januari 2026 | 11:32 WIB
0

PEMATANGSIANTAR -- SEGARIS.CO -- PARA guru Pendidikan Anak Usia Dini–Sanggar Anak Balita (PAUD SAB) Kota Pematangsiantar menyambut penuh haru dan...

Read more
News

Jemaat Lingkungan Santo Yosef Tarutung lepas tugas “Pastor Pembangunan” RD Merdin M Sitanggang dengan Misa Lingkungan

by Ingot Simangunsong
28 Januari 2026 | 09:10 WIB
0

TAPANULI UTARA -- SEGARIS.CO -- PASTOR Paroki Santa Maria Tarutung, RD Merdin M. Sitanggang, akan mengemban tugas baru di Paroki...

Read more
News

Horas Bangso Batak tegas tolak rencana Danantara kelola PT TPL

by Ingot Simangunsong
27 Januari 2026 | 17:45 WIB
0

BEKASI – SEGARIS.CO - Horas Bangso Batak (HBB) menolak dengan tegas rencana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI...

Read more
News

Tampung getah curian, aktivitas seorang warga rsahkan masyarakat Dolokmaraja

by Ingot Simangunsong
27 Januari 2026 | 13:38 WIB
0

SIMALUNGUN -- SEGARIS.CO -- Seorang warga Gang Seremoni, Bah Apal, Nagori Dolokmaraja, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Mansah (55), diduga...

Read more
News

Pangdam I/Bukit Barisan tinjau jembatan Bailey di Kabupaten Langkat

by Ingot Simangunsong
27 Januari 2026 | 10:07 WIB
0

LANGKAT -- SEGARIS.CO --  PANGLIMA Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariks, meninjau jembatan Bailey yang telah...

Read more

Berita Terbaru

Buah Pikir

Senandung ibu kandung yang tidak berhak “mangulosi”

1 Februari 2026 | 21:11 WIB
News

Pemko Pematangsiantar tegaskan penertiban bus di luar Terminal Tanjungpinggir

30 Januari 2026 | 11:40 WIB
News

Uang kehormatan guru PAUD SAB Pematangsiantar naik, guru sampaikan terimakasih kepada Ketua TP PKK

30 Januari 2026 | 11:32 WIB
News

Jemaat Lingkungan Santo Yosef Tarutung lepas tugas “Pastor Pembangunan” RD Merdin M Sitanggang dengan Misa Lingkungan

28 Januari 2026 | 09:10 WIB
News

Horas Bangso Batak tegas tolak rencana Danantara kelola PT TPL

27 Januari 2026 | 17:45 WIB
News

Tampung getah curian, aktivitas seorang warga rsahkan masyarakat Dolokmaraja

27 Januari 2026 | 13:38 WIB
News

Pangdam I/Bukit Barisan tinjau jembatan Bailey di Kabupaten Langkat

27 Januari 2026 | 10:07 WIB
News

Bupati Tapanuli Utara serahkan santunan kepada 23 ahli waris korban bencana hidrometeorologi

25 Januari 2026 | 07:15 WIB
News

Pemkab Tapanuli Utara dukung dan apresiasi launching Bimbel Intensif SMAN 1 Pangaribuan

24 Januari 2026 | 09:43 WIB
Buah Pikir

Kadis Pendidikan sebaiknya memiliki skill ganda

24 Januari 2026 | 06:49 WIB
News

Wakil Bupati Taput: Kepala sekolah harus disiplin dan profesional

23 Januari 2026 | 06:57 WIB
News

Asyik nyabu di rumah kosong, warga Deliserdang diamankan Polres Simalungun

22 Januari 2026 | 10:46 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita