Segaris.co
Sabtu, 31 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News
Ketua FUTASI, Tio Merly boru Sitinjak

Ketua FUTASI, Tio Merly boru Sitinjak

Ketua FUTASI, Tio Merly boru Sitinjak, KAMI TETAP BERTAHAN karena HIDUP dari BERTANI

Disampaikan ke KOMNAS HAM

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
25 November 2022 | 14:34 WIB
in News

PIHAK PTPN III, beberapa hari ini melakukan penertiban sekaligus perubahan bangunan (rumah) di lahan yang disebut masih di wilayah HGU di Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematang Siantar, Provinsi Sumatera Utara.

Menurut data, ada 296 kepala keluarga yang sudah membangun rumah tinggal (baik itu bangunan sederhana mau pun yang permanen). Bahkan, mereka sudah memiliki KTP dan KK, serta sudah mengikuti 3 kali pemilihan kepala daerah, yakni masa Marim Purba, almarhum Hulman Sitorus dan almarhum Ir Asner Silalahi-dr Susanti Dewayani SPA.

“Untuk tempat kami ini, ada 1 TPS yang didirikan di lahan kosong depan kantor Kelurahan Gurilla,” kata Ketua Forum Tani Sejahtera Indonesia (Futasi), Tio Merly boru Sitinjak kepada segaris.co di rumahnya, Jumat (25/11/2022).

Baca juga :

POLISI TANGKAP tiga aktivis GJL Kalteng TERKAIT AKSI TUNTUTAN BATAS lahan Sawit PT Windu Nabatindo Lestari

Menurut Tio Merly boru Sitinjak, sejak muncul upaya pengosongan lahan di tahun 2021 hingga saat ini, yang tersisa warga yang masih bertahan sekitar 80 lebih kepala keluarga.

Yang selebihnya, dari jumlah 296 kepala keluarga, sudah menerima “tali asih” dan rumah mereka diberi tanda X warna merah, yang sampai Jumat (25/11/2022) dilakukan pembongkaran dengan menggunakan alat berat (eskavator) yang didampingi ratusan petugas keamanan.

Baca juga :

KRIMINALISASI tiga aktivis GJL Kalteng, KAPOLRES KOTIM DIPROPAMKAN

Akan terus bertahan

Tio Merly boru Sitinjak – yang mengaku sudah 18 tahun bermukim di lahan tersebut dan sepanjang 16 tahun tidak ada masalah tersebut – bersama rekan-rekan lainnya, aku terus bertahan dan mempertahankan tempat mereka bermukim.

“Kami akan tetap bertahan dan mempertahankan yang sudah ada. Selama ini tidak ada masalah dan kami sudah merasa lebih sejahtera dibandingkan saat pertama kali sampai di tempat ini,” kata Tio Merly boru Sitinjak yang menjelaskan bahwa dirinya memimpin Futasi sejak tahun 2014.

Baca juga :

RAKSAHUM desak KPK, “TANGKAP” anggota DPRD Sumut

Keberadaan mereka di lahan tersebut, menurut Tio Merly boru Sitinjak, sudah diakui Pemerintah Kota Pematang Siantar dengan diberikannya identitas administrasi kependudukan, ya itu tadi, berupa KTP dan Kartu Keluarga.

Tidak hanya itu, saat Wali Kota Pematang Siantar, Marim Purba, dibangun jalan umum memasuki pemukiman yang juga jalan menuju kantor Kelurahan Gurilla.

Tidak hanya itu, pada masa kepemimpinan almarhum Hulman Sitorus, Pemerintah Kota Pematang Siantar memberikan bantuan penampungan air bersih untuk kebutuhan rumah-rumah warga.

“Jaringan arus listrik pun sudah masuk,” kata Tio Merly boru Sitinjak.

Menurut Tio Merly boru Sitinjak, sangat kontradiksi sekali jika Pemerintah Kota Pematang Siantar membangun jalan umum (jalan kelurahan) di lahan yang disebut-sebut HGU PTPN III.

“Begitu juga dengan dokumen administrasi kependudukan, berupa KTP dan KK. Untuk apa difasiltasi Pemerintah Kota Pematang Siantar, jika lahan yang kami tempati ini HGU-nya PTPN III,” kata Tio Merly boru Sitinjak.

Baca juga :

1.482 kasus PELANGGARAN TATA RUANG di kawasan Danau Toba, 5 KASUS di SIMALUNGUN

 

Hidup dari bertani

Diungkapkan Tio Merly boru Sitinjak, kebulatan tekad mereka untuk tetap bertahan, tidak ada kaitannya terhadap ketidakcocokan dengan “tali asih” sebagai pengganti bangunan yang akan dirubuhkan.

“Kami yang masih tersisa ini, makanya mempertahankan untuk tidak keluar atau menerima tali asih, karena kami sudah tidak tahu lagi mencari nafkah dengan cara apa. Kami sudah terbiasa hidup dari hasil bertani,” kata Tio Merly boru Sitinjak.

Menurutnya, setiap kepala keluarga yang tinggal di lahan tersebut hanya memiliki luas tanah sekitar 1 rante. Di lahan itulah mereka dirikan bangunan tempat tinggal dan sisanya dimanfaatkan untuk bercocok tanam, jagung, sere dan ubi kayu.

“Untuk menambah lahan cocok tanam, kami manfaatkan lahan-lahan kosong yang tidak dipergunakan oleh pemilik tanah. Sehingga, kami yang menggantungkan hidup dari hasil Bertani, memiliki lahan cocok tanam mencapai 3-5 rante,” kata Tio Merly boru Sitinjak.

Dengan pola masa panen yang berbeda-beda, hasil panen itulah yang dapat dimanfaatkan untuk menutupi biaya hidup dan pendidikan anak-anak.

“Jadi, kalau kami terima tali asih tersebut, tentu kami akan mencari kontrakan baru, lantas untuk memenuhi hidup, kami mau kerja apa. Dimana lagi lahan untuk bertani,” katanya.

Dua bulan tidak tentu penghasilan dan dapur umum

Sudah hampir dua bulan, Tio Merly boru Sitinjak bersama teman-temannya bertahan, dan tidak dapat bekerja di lahan pertanian, karena berjaga-jaga agar rumah mereka tidak dirubuhkan dengan lat berat.

“Dua bulan ini, kami hampir tidak berpenghasilan apa pun. Makan pun sudah tidak menentu,” kata Tio Merly boru Sitinjak.

Bersyukur, saat ini di lokasi yang mereka pertahankan tersebut, sudah berdiri DAPUR UMUM, yang memenuhi kebutuhan makan mereka.

“Syukur ada dapur umum sekarang ini. Kemudian, datang bantuan beras, kopi, bubuk teh dan gula dari saudara-saudara yang merasa prihatin dengan kondisi kami saat ini,” kata Tio Merly boru Sitinjak.

Selain mereka tetap mempertahankan tempat tinggal, di lokasi tersebut, saat ini masih berdiri kokoh tempat ibadah umat Kristen, yakni Gereja HKI.

Kemudian, keberadaan mereka mulai mendapat dukungan dari sejumlah aktivis Kota Pematang Siantar, mau pun kalangan mahasiswa.

Terakhir, ketika segaris.co berada di lokasi tersebut, diinformasikan bahwa permasalahan mereka sudah disampaikan ke KOMNAS HAM. (***)

 

 

ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
News

SMAS St Maria Tarutung berbenah, perkuat mutu pendidikan dan cetak generasi berprestasi

by Ingot Simangunsong
30 Oktober 2026 | 12:02 WIB
0

TARUTUNG, SEGARIS.CO – SMAS St Maria Tarutung terus melakukan pembenahan dan pengembangan untuk meningkatkan mutu pendidikan, baik di bidang akademik...

Read more
News

Wakil Bupati Taput buka Festival Ulos dan Fashion 2026

by Ingot Simangunsong
30 Oktober 2026 | 11:13 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO -- WAKIL BUPATI Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, membuka Festival Ulos dan Fashion Kabupaten Tapanuli Utara Tahun...

Read more
Oplus_131072
News

Pemkab Tapanuli Utara apresiasi pelatihan kerajinan bambu dan rotan Kemenperin RI

by Ingot Simangunsong
29 Oktober 2026 | 20:05 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO -- PEMERINTAH Kabupaten Tapanuli Utara menyambut baik dan mengapresiasi Pelatihan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru IKM Kerajinan...

Read more
News

Pemkab Taput dukung pengembangan wirausaha baru

by Ingot Simangunsong
29 Oktober 2026 | 19:55 WIB
0

  TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO -- WAKIL BUPATI Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, menghadiri pembukaan kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru...

Read more
News

LANDEN MARBUN: Dari Jalan Metal, Parlemen Medan, hingga menatap tata kelola Amerika Serikat

by Ingot Simangunsong
29 Oktober 2026 | 07:37 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong POLITIK sering kali dibaca melalui angka: berapa suara yang diperoleh, berapa kali seseorang terpilih, atau berapa...

Read more
News

Di Tanah Jawa, Kejari Simalungun temukan pekerjaan revitalisasi sekolah yang perlu diperbaiki

by Ingot Simangunsong
28 Oktober 2026 | 20:45 WIB
0

SIMALUNGUN, SEGARIS.CO – KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Simalungun melalui Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) memantau pelaksanaan revitalisasi sarana pendidikan di SMP...

Read more

Berita Terbaru

News

SMAS St Maria Tarutung berbenah, perkuat mutu pendidikan dan cetak generasi berprestasi

30 Oktober 2026 | 12:02 WIB
News

Wakil Bupati Taput buka Festival Ulos dan Fashion 2026

30 Oktober 2026 | 11:13 WIB
News

Pemkab Tapanuli Utara apresiasi pelatihan kerajinan bambu dan rotan Kemenperin RI

29 Oktober 2026 | 20:05 WIB
News

Pemkab Taput dukung pengembangan wirausaha baru

29 Oktober 2026 | 19:55 WIB
Buah Pikir

Wakil Bupati Taput: “Manfaatkan teknologi digital mencari informasi agar menjadi guru yang adaptif”

29 Oktober 2026 | 11:51 WIB
News

LANDEN MARBUN: Dari Jalan Metal, Parlemen Medan, hingga menatap tata kelola Amerika Serikat

29 Oktober 2026 | 07:37 WIB
News

Di Tanah Jawa, Kejari Simalungun temukan pekerjaan revitalisasi sekolah yang perlu diperbaiki

28 Oktober 2026 | 20:45 WIB
News

Landen Marbun: “Jika penangkapan dan pengungkapan dilakukan setelah ada korban, maka kita terlambat satu langkah”

28 Oktober 2026 | 20:33 WIB
Tak Berkategori

Kapolres Pematangsiantar hadiri kirab kebangsaan dan doa lintas agama sambut Sumpah Pemuda

28 Oktober 2026 | 10:24 WIB
News

Bupati Taput tekankan peran strategis guru dalam meningkatkan kualitas SDM

28 Oktober 2026 | 10:11 WIB
News

Jhonson M Silaban pimpin SMSI Tapanuli Utara

28 Oktober 2026 | 10:01 WIB
News

Berawal dari arisan ibu-ibu, CU Maju Tarutung kini bermodal Rp126 miliar

27 Oktober 2026 | 13:52 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus