Segaris.co
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

RAKSAHUM desak KPK, “TANGKAP” anggota DPRD Sumut

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
24 November 2022 | 14:20 WIB
in News

SERATUSAN massa yang mengatasnamakan Rakyat untuk Keadilan dan SupremAsi HukUM (RAKSAHUM), berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (24/11/2022).

Karena tidak satu pun anggota DPRD Sumut yang hadir sebab sedang melakukan reses, RAKSAHUM yang merupakan aliansi beberapa organisasi yakni DPP SATU BETOR, BADAR Medan Comunity, DPD LSM PENJARA PN SUMUT, GPM Kota Medan,  LKLH Sumut, KRA, KIAMAT, KTM, dan HPPLKN ini bergerak ke Kantor Kanwil Kemenkumham Sumut, di Jalan Putri Hijau, Medan.

Namun setelah tiba di Kantor Kanwil Kemenkumham itu dan melakukan orasi, oleh staf di kantor tersebut mengatakan kalau Kepala Kanwil Kemenkumham Sumut, Drs. Imam Suyudi, dan beberapa Kepala Bidang, sedang bertugas ke Jakarta.

Staf yang bertugas meminta perwakilan massa untuk menyampaikan aspirasinya di dalam Ruangan Muladi, Gedung Kanwil Kemenkumham Sumut. Koordinator aksi, Johan Merdeka, yang turut didampingi Sekretaris Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Medan, Boy, dan Ketua DPD LSM Penjara PN Medan, Zulkifli, dan Ketua KTM, Unggul Tampubolon, dalam pertemuan mempertanyakan kejelasan kasus suap interpelasi mantan Gubernur Sumut, Gatot Pudjo Nugroho, yang menyeret sebagian besar anggota dan pimpinan DPRD Sumut masa bakti 2009 – 2014.

Baca juga :

Perjalanan silaturahmi DPP DGP, TINGKATKAN KESEJAHTERAAN PETANI dan DAPATKAN MANDAT Ganjar Pranowo Capres 2024

“Kami ingin menanyakan perlakuan hukum kepada beberapa anggota DPRD Sumut yang terlibat kasus suap Gatot Pudjo Nugroho karena terkesan tebang pilih. Akibatnya, kasus interpelasi itu mangkrak, tidak tuntas,” terang Johan.

Diungkapnya, beberapa anggota DPRD Sumut masa bakti 2009-2014 yang ada menerima suap interpelasi tersebut, belum diproses secara hukum. Dari 100 orang anggota DPRD Sumut, baru 64 orang yang divonis bersalah. Dan 36 orang lagi masih bebas berkeliaran tanpa tersentuh KPK. Dari 36 orang itu, sembilan orang pun sudah meninggal dunia.

“Selain itu, KPK juga belum menyentuh sama sekali para anggota dewan yang telah mengembalikan uang suap interpelasi tersebut. Demikian juga dengan pejabat maupun pengusaha yang pernah diperiksa KPK terkait kasus suap itu, belum ada yang tersentuh hukum. Padahal, sumber dana penyuapan itu berasal dari beberapa pejabat dan pengusaha yang terperiksa itu,” beber Johan.

Dalam pertemuan itu, Johan juga menanyakan mekanisme pemberian Pembebasan Bersyarat (PB) oleh Kemenkumham RI. Sebab, disebutnya ada mantan anggota DPRD Sumut itu yang mendapat PB, sedangkan hukum yang dijalaninya belum sampai 2/3 dari putusan vonis.

Baca juga :

APRESIASI DGP, Kepala Desa Menganti HARAPKAN KELOMPOK TANI jadi SAMPLING PILOT PROJECT

Baca juga :

POLISI TANGKAP tiga aktivis GJL Kalteng TERKAIT AKSI TUNTUTAN BATAS lahan Sawit PT Windu Nabatindo Lestari

Menanggapi hal itu, staf Kanwil Kemenkumham mengatakan bahwa pemberian PB didasarkan pada penilaian yang diatur oleh UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Lembaga Pemasyarakatan. “Untuk lebih jelas, hal ini nanti kami sampaikan kepada pimpinan. Dan minggu depan bisa bertemu langsung dengan Kakanwil dan Kabid terkait,” jelas staf Kanwil Kemenkumham itu.

Dalam aksi unjuk-rasa itu, massa menuntut agar supremasi hukum dan keadilan dapat ditegakkan. Tampak massa membawa spanduk yang bertuliskan, “KPK JANGAN TEBANG PILIH”, “TUNTASKAN KASUS INTERPELASI GATOT PUJO NUGROHO/KETUK PALU LPJ & APBD 2012-2014 !!”, dan “TANGKAP SEMUA EKS ANGGOTA DPRD SUMUT PERIODE 2009–2014, SKPD, PENGUSAHA, SEKDAPROV, SEKWAN, BENDAHARA DEWAN,dllnya BAIK ITU PENGUMPUL – PEMBERI-PENERIMA & YANG MENGEMBALIKAN UANG”.

Menurut orator, Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi keadilan dan supremasi hukum. Namun sayangnya, hukum dan keadilan di negara ini masih jauh panggang dari api. Hukum masih banyak dipermainkan oleh kekuasaan dan institusi penegak hukum yang ada dari hakim, jaksa, polisi dan juga KPK.

“Menurut hemat kami, keadilan dan penegakan supremasi hukum masih jalan di tempat dan terkesan tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Hal ini bisa dilihat dari sejumlah berita di media massa, baik cetak, online maupun elektronik, dengan ditangkapnya sejumlah hakim, jaksa, polisi termasuk juga penyidik KPK yang ikut berperan mempermainkan dan menghancurkan tatanan hukum di negara yang kita cintai ini. Situasi ini diperparah dengan tidak tuntas dan mangkraknya kasus interpelasi Gatot Pudjo Nugroho yang melibatkan seratus anggota DPRD Sumut. Ada apa dengan KPK yang tidak menuntaskan kasus Interpelasi itu?,” tanya orator.

Dalam tuntutannya, RAKSAHUM  meminta tegakkan keadilan dan supremasi hukum. Tuntaskan segera kasus interpelasi Gatot Pudjo Nugroho. Tangkap dan penjarakan anggota DPRD Sumut masa bakti 2009 – 2014 yang masih bebas berkeliaran. (Sipa Munthe/***)

Tags: DPRDSumutTangkapUnjuk rasaUnjukrasa
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
News

Komite MAN 2 Langkat bantah tuduhan pungli SPP, tegaskan dana bersumber dari sumbangan wali siswa

by Ingot Simangunsong
16 September 2026 | 17:11 WIB
0

LANGKAT, SEGARIS.CO – KOMITE Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Langkat, yang sebelumnya bernama MAN 2 Tanjungpura, membantah adanya praktik pungutan...

Read more
News

Nusron Wahid tak terjaring OTT, 4 orang kepercayaannya jadi tersangka kasus HGB

by Ingot Simangunsong
16 September 2026 | 07:48 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO – KABAR mengenai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid yang disebut-sebut ikut terjaring...

Read more
Oplus_131072
News

Belum tuntas kasus sebelumnya, 35 siswa SMKN 1 Merdeka kembali dilarikan ke rumah sakit usai santap MBG

by Ingot Simangunsong
15 September 2026 | 21:31 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan di Kabupaten Karo. Belum tuntas penanganan dan pengusutan dugaan...

Read more
News

MBG jangan berujung “Makan gratis, risiko ditanggung anak”: PDIP Sumut desak rujukan siswa MTsN 2 Kisaran jangan dipersulit

by Ingot Simangunsong
15 September 2026 | 21:00 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) semestinya menghadirkan manfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak. Namun, ketika puluhan...

Read more
News

OTT KPK di Jabodetabek: Kader Golkar Fahd A Rafiq diamankan dalam kasus HGB Bogor

by Ingot Simangunsong
15 September 2026 | 16:26 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO — KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek pada Senin, 14 September...

Read more
News

DPRD Sumut disorot, pungutan Rp75.000 per Siswa di MAN 2 Tanjungpura belum mendapat tanggapan

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 18:00 WIB
0

MEDAN – SEGARIS.CO — ANGGOTA DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut XIII yang meliputi Kota Binjai...

Read more

Berita Terbaru

News

Komite MAN 2 Langkat bantah tuduhan pungli SPP, tegaskan dana bersumber dari sumbangan wali siswa

16 September 2026 | 17:11 WIB
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

16 September 2026 | 16:03 WIB
News

Nusron Wahid tak terjaring OTT, 4 orang kepercayaannya jadi tersangka kasus HGB

16 September 2026 | 07:48 WIB
News

Belum tuntas kasus sebelumnya, 35 siswa SMKN 1 Merdeka kembali dilarikan ke rumah sakit usai santap MBG

15 September 2026 | 21:31 WIB
News

MBG jangan berujung “Makan gratis, risiko ditanggung anak”: PDIP Sumut desak rujukan siswa MTsN 2 Kisaran jangan dipersulit

15 September 2026 | 21:00 WIB
SEREMONI

TP PKK Pematangsiantar perkuat sinergi dan persiapkan penilaian Lomba PHBS

15 September 2026 | 19:14 WIB
News

OTT KPK di Jabodetabek: Kader Golkar Fahd A Rafiq diamankan dalam kasus HGB Bogor

15 September 2026 | 16:26 WIB
SEREMONI

Wali Kota Pematangsiantar dinilai beri perhatian besar kepada umat Katolik

15 September 2026 | 15:03 WIB
SEREMONI

Pemko Pematangsiantar susun Perwa PSU Perumahan, dorong kepastian hukum bagi pengembang dan masyarakat

15 September 2026 | 06:44 WIB
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

14 September 2026 | 20:53 WIB
PENDIDIKAN

Orangtua kecewa, SD Integritas Bangsa belum beri klarifikasi soal siswa patah tulang

14 September 2026 | 19:15 WIB
News

DPRD Sumut disorot, pungutan Rp75.000 per Siswa di MAN 2 Tanjungpura belum mendapat tanggapan

14 September 2026 | 18:00 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus