Segaris.co
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News
(Kiri) Jubelson Purba dan Syahmantuah P Sidabalok

(Kiri) Jubelson Purba dan Syahmantuah P Sidabalok

Jubelson Purba merubah sebutan “Rumah Hantu” menjadi “Sekolah Mungil Rindang”

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
24 Mei 2022 | 21:06 WIB
in News

OKTOBER 2018…. Jubelson Purba SPd, MSi (51) diberi kepercayaan oleh Pemkab Simalungun sebagai Kepala SD Negeri 094109 Raya Pinantar, Kecamatan Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara.

Ada 9 guru yang dipimpin bersama 146 siswa dan satu guru sudah memasuki pensiun, yakni Rotmina Sipayung.

Berikut kisah Jubelson Purba, bagaimana dia merubah sebutan “Rumah Hantu” menjadi “Sekolah  mungil rindang” yang dituturkan khusus kepada segaris.co, disaksikan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD), Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Syahmantuah P Sidabalok, Selasa (24/05/2022).

Merubah sebutan “Rumah Hantu”

Jubelson Purba menjelaskan, saat pertama bertugas, dia menemukan di bagian kanan sekolah, sebuah bangunan (dulunya sebagai rumah dinas) yang tidak terawat, dan disebut-sebut sebagai “rumah hantu”.

Perlahan, kata Jubelson Purba, diupayakan memperbaiki kondisi rumah tersebut, dan kemudian dipersiapkan sebagai ruang unit kesehatan sekolah (UKS).

“Sejak awal bertugas, kesan rumah dinas yang angker menurut warga tersebut, berubah menjadi ruang kesehatan bagi siswa,” kata Jubelson Purba.

UKS tersebut ditanggungjawabi oleh guru olahraga. Di ruang UKS terdapat satu tempat tidur yang tertata dengan dilengkapi sarana P3K berupa obat-obatan.

“Kalau ada anak didik yang terjatuh saat bermain dan terluka, maka P3Knya kita lakukan di ruang UKS,” kata Jubelson Purba.

Menjadi “sekolah mungil rindang”

Kemudian, hal lain yang diprogramkan Jubelson Purba, adalah bagaimana menjadikan sekolah yang mungil tersebut, ditumbuhi berbagai jenis tanaman yang rindang, sehingga sekolah terkesan indah, nyaman dan menyejukkan.

Hal itulah yang dilakukan Jubelson Purba sejak aktif sebagai kepala sekolah.

Membersihkan lingkungan sekolah dan menanam pepohonan, dimulai dari dirinya Jubelson Purba.

“Sebagai pimpinan, saya harus yang pertama menunjukkan rasa empaty terhadap lingkungan sekolah. Saya mulai membersihkan ruang kerja saya, kemudian halaman sekolah dan seterusnya menanam pohon,” kata Jubelson Purba.

Apa yang dilakukan Jubelson Purba membuahkan hasil yang luar biasa. Para guru mulai melakukan hal yang sama. Kemudian disusul para anak didik.

Hasilnya, ya seperti yang terlihat sekarang ini, sekolah yang mungil itu ditumbuhi pepohonan rindang. Kelihatan asri, ada tempat duduk dan terasa nyaman.

Anak didik kutip sampah

Hal lain yang ditanamkan di sekolah tersebut, adalah para anak didik yang berjalan kaki di sepanjang jalan menuju sekolah, jika menemukan sampah harus diambil.

“Sampah yang dikutip siswa dibawa ke sekolah. Sesampainya di sekolah, sampah organik dan non organik dipisahkan dan ditempatkan di belakang sekolah,” kata Jubelson Purba.

Sampai sekarang, tradisi anak didik mengutip sampah tersebut masih berjalan.

Walau pun, menurut Jubelson Purba gerakan itu walau tidak memberikan dampak terhadap berkurangnya pembuangan sampah ke jalan, anak didiknya tetap menjalankan program tetsebut.

“Pengutipan sampah tetap dilakukan anak didik, sebagai bentuk empaty pada lingkungan,” kata Jubelson Purba.

Marching band

Salah satu kegiatan ekstra kurikuler sekolah tersebut, adalah marching band.

Jubelson Purba menginisiasi kegiatan tersebut dengan melibatkan komite sekolah dan para orangtua siswa.

“Biaya beli peralatan Rp15 juta untuk marching band, ya hasil kesepakatan bersama, dimana para orangtua anak didik membantu merealisasikannya,” kata Jubelson Purba.

Dengan sudah diperbolehkannya pembelajaran dengan tatap muka, maka marching band akan diaktifkan kembali.

“Jika diijinkan, pada perayaan HUT Proklamasi tahun ini, anak didik kami siap untuk tampil,” kata Jubelson Purba yang menurutnya marching band itu sudah sering ditampilkan.

Sekolah yang dipimpin Jubelson Purba tersebut, patut dijadikan sekolah percontohan. (Ingot Simangunsong)

ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Lima perkara besar yang pernah ditangani Kuntadi, Jampidsus baru Kejaksaan Agung

by Ingot Simangunsong
22 Juli 2026 | 18:05 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO -- PELANTIKAN Dr. Kuntadi, S.H., M.H. sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menempatkan sosok jaksa karier...

Read more
News

Profil Kuntadi, Jampidsus baru Kejaksaan Agung: Jaksa karier dengan Rekam Jejak penanganan korupsi besar

by Ingot Simangunsong
22 Juli 2026 | 17:51 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO -- PRESIDEN Prabowo Subianto secara resmi melantik Dr. Kuntadi, S.H., M.H. sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus...

Read more
News

Pemko dan Polres Pematangsiantar matangkan kesiapan Sumut Rally 2026

by Ingot Simangunsong
22 Juli 2026 | 17:13 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- PEMERINTAH Kota (Pemko) Pematangsiantar bersama Polres Pematangsiantar menggelar Rapat Forum Lalu Lintas di Ruang Rupatama Mapolres, Selasa...

Read more
News

Propam Polres Pematangsiantar gelar Ops Gaktibplin, satu personel ditegur karena jenggot

by Ingot Simangunsong
22 Juli 2026 | 17:00 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO --SEKSI Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polres Pematangsiantar menggelar Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktibplin) terhadap personel...

Read more
News

Wali Kota Pematangsiantar dukung Program API dan perhatian bagi Guru Sekolah Minggu

by Ingot Simangunsong
21 Juli 2026 | 18:09 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO – WALI Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menerima audiensi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kota Pematangsiantar...

Read more
News

Ratusan personel SAR berpacu dengan waktu, dua korban ledakan rumah mewah di Grand Polonia masih hilang

by Ingot Simangunsong
21 Juli 2026 | 16:30 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO – TIM SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap dua korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan rumah mewah yang...

Read more

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Interupsi berujung Baper, Bobby kabur dari Ruang Rapat Paripurna DPRDSU

22 Juli 2026 | 22:46 WIB
Kolom

Kuntadi resmi jadi Jampidsus, ini lima agenda yang dinanti publik

22 Juli 2026 | 20:01 WIB
News

Lima perkara besar yang pernah ditangani Kuntadi, Jampidsus baru Kejaksaan Agung

22 Juli 2026 | 18:05 WIB
News

Profil Kuntadi, Jampidsus baru Kejaksaan Agung: Jaksa karier dengan Rekam Jejak penanganan korupsi besar

22 Juli 2026 | 17:51 WIB
News

Pemko dan Polres Pematangsiantar matangkan kesiapan Sumut Rally 2026

22 Juli 2026 | 17:13 WIB
News

Propam Polres Pematangsiantar gelar Ops Gaktibplin, satu personel ditegur karena jenggot

22 Juli 2026 | 17:00 WIB
News

Wali Kota Pematangsiantar dukung Program API dan perhatian bagi Guru Sekolah Minggu

21 Juli 2026 | 18:09 WIB
Kolom

Kasus Febrie Adriansyah dan ujian soliditas penegak hukum

21 Juli 2026 | 17:57 WIB
News

Ratusan personel SAR berpacu dengan waktu, dua korban ledakan rumah mewah di Grand Polonia masih hilang

21 Juli 2026 | 16:30 WIB
News

Pengadilan Negeri Pematangsiantar putuskan gugatan BNI tidak dapat diterima

21 Juli 2026 | 15:23 WIB
News

Wali Kota terima silaturahmi YPU, dukung program Bilal Mayat

20 Juli 2026 | 18:58 WIB
News

Ketua DPD ApresiMP Sumut sampaikan hasil Seminar Nasional Koperasi Merah Putih

20 Juli 2026 | 18:48 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita