Segaris.co
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News
(Kiri) Jubelson Purba dan Syahmantuah P Sidabalok

(Kiri) Jubelson Purba dan Syahmantuah P Sidabalok

Jubelson Purba merubah sebutan “Rumah Hantu” menjadi “Sekolah Mungil Rindang”

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
24 Mei 2022 | 21:06 WIB
in News

OKTOBER 2018…. Jubelson Purba SPd, MSi (51) diberi kepercayaan oleh Pemkab Simalungun sebagai Kepala SD Negeri 094109 Raya Pinantar, Kecamatan Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara.

Ada 9 guru yang dipimpin bersama 146 siswa dan satu guru sudah memasuki pensiun, yakni Rotmina Sipayung.

Berikut kisah Jubelson Purba, bagaimana dia merubah sebutan “Rumah Hantu” menjadi “Sekolah  mungil rindang” yang dituturkan khusus kepada segaris.co, disaksikan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD), Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Syahmantuah P Sidabalok, Selasa (24/05/2022).

Merubah sebutan “Rumah Hantu”

Jubelson Purba menjelaskan, saat pertama bertugas, dia menemukan di bagian kanan sekolah, sebuah bangunan (dulunya sebagai rumah dinas) yang tidak terawat, dan disebut-sebut sebagai “rumah hantu”.

Perlahan, kata Jubelson Purba, diupayakan memperbaiki kondisi rumah tersebut, dan kemudian dipersiapkan sebagai ruang unit kesehatan sekolah (UKS).

“Sejak awal bertugas, kesan rumah dinas yang angker menurut warga tersebut, berubah menjadi ruang kesehatan bagi siswa,” kata Jubelson Purba.

UKS tersebut ditanggungjawabi oleh guru olahraga. Di ruang UKS terdapat satu tempat tidur yang tertata dengan dilengkapi sarana P3K berupa obat-obatan.

“Kalau ada anak didik yang terjatuh saat bermain dan terluka, maka P3Knya kita lakukan di ruang UKS,” kata Jubelson Purba.

Menjadi “sekolah mungil rindang”

Kemudian, hal lain yang diprogramkan Jubelson Purba, adalah bagaimana menjadikan sekolah yang mungil tersebut, ditumbuhi berbagai jenis tanaman yang rindang, sehingga sekolah terkesan indah, nyaman dan menyejukkan.

Hal itulah yang dilakukan Jubelson Purba sejak aktif sebagai kepala sekolah.

Membersihkan lingkungan sekolah dan menanam pepohonan, dimulai dari dirinya Jubelson Purba.

“Sebagai pimpinan, saya harus yang pertama menunjukkan rasa empaty terhadap lingkungan sekolah. Saya mulai membersihkan ruang kerja saya, kemudian halaman sekolah dan seterusnya menanam pohon,” kata Jubelson Purba.

Apa yang dilakukan Jubelson Purba membuahkan hasil yang luar biasa. Para guru mulai melakukan hal yang sama. Kemudian disusul para anak didik.

Hasilnya, ya seperti yang terlihat sekarang ini, sekolah yang mungil itu ditumbuhi pepohonan rindang. Kelihatan asri, ada tempat duduk dan terasa nyaman.

Anak didik kutip sampah

Hal lain yang ditanamkan di sekolah tersebut, adalah para anak didik yang berjalan kaki di sepanjang jalan menuju sekolah, jika menemukan sampah harus diambil.

“Sampah yang dikutip siswa dibawa ke sekolah. Sesampainya di sekolah, sampah organik dan non organik dipisahkan dan ditempatkan di belakang sekolah,” kata Jubelson Purba.

Sampai sekarang, tradisi anak didik mengutip sampah tersebut masih berjalan.

Walau pun, menurut Jubelson Purba gerakan itu walau tidak memberikan dampak terhadap berkurangnya pembuangan sampah ke jalan, anak didiknya tetap menjalankan program tetsebut.

“Pengutipan sampah tetap dilakukan anak didik, sebagai bentuk empaty pada lingkungan,” kata Jubelson Purba.

Marching band

Salah satu kegiatan ekstra kurikuler sekolah tersebut, adalah marching band.

Jubelson Purba menginisiasi kegiatan tersebut dengan melibatkan komite sekolah dan para orangtua siswa.

“Biaya beli peralatan Rp15 juta untuk marching band, ya hasil kesepakatan bersama, dimana para orangtua anak didik membantu merealisasikannya,” kata Jubelson Purba.

Dengan sudah diperbolehkannya pembelajaran dengan tatap muka, maka marching band akan diaktifkan kembali.

“Jika diijinkan, pada perayaan HUT Proklamasi tahun ini, anak didik kami siap untuk tampil,” kata Jubelson Purba yang menurutnya marching band itu sudah sering ditampilkan.

Sekolah yang dipimpin Jubelson Purba tersebut, patut dijadikan sekolah percontohan. (Ingot Simangunsong)

ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 22:42 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — GUNUNG SINABUNG bukan sekadar sebuah gunung api yang sesekali mengeluarkan abu dan awan panas. Bagi masyarakat Kabupaten...

Read more
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 11:40 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO – GUNUNG Sinabung kembali erupsi. Aktivitas vulkanik yang meningkat membuat status gunung api di Kabupaten Karo, Sumatera Utara,...

Read more
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 10:22 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — PEMANTAU Persetujuan Bangunan Gedung (PBG Watch) menyoroti belum dilaksanakannya penyegelan terhadap bangunan bermasalah di Jalan Sisingamangaraja, Gang...

Read more
Oplus_131072
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 05:15 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meningkat signifikan. Setelah mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pukul...

Read more
News

Update Berastagi malam ini

by Ingot Simangunsong
31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO -- ABU masih menjadi persoalan utama. Laporan terbaru yang terbit hari ini menyebut abu vulkanik menutupi sejumlah ruas...

Read more
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

by Ingot Simangunsong
31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- WALI KOTA Pematangsiantar Wesly Silalahi melepas tim sidak pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan dari halaman Balai...

Read more

Berita Terbaru

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
News

‎Bupati Tapanuli Utara temui Kepala BBWSS II, usulkan pemulihan irigasi dan tanggul

31 Agustus 2026 | 13:13 WIB
News

Bayu Wicaksono alias Ncek pulang dari Myanmar, buronan dua tahun berakhir di Bareskrim

31 Agustus 2026 | 11:16 WIB
SEREMONI

Wali Kota ajak DMI makmurkan masjid dan masyarakat Siantar

31 Agustus 2026 | 08:48 WIB
News

“RUU Perampasan Aset: senjata baru Negara mengejar harta kejahatan, tapi siapa yang mengawasi?”

30 Agustus 2026 | 13:38 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus