Segaris.co
Senin, 20 Juli 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom

Gerbong politik, politik Gerbong

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
15 Mei 2022 | 21:16 WIB
in Kolom

“GERBONG politik”, juga punya batasan jumlah penumpang. Riskan untuk membawa jumlah melebihi kapasitas. Jadi dalam panggung politik, memang harus ada yang “ditinggalkan” atau “tidak diberi tiket” untuk mencapai tujuan.

Masinis gerbong politik, tentu harus menjaga ketegaan berpolitiknya, dalam menyeleksi “penumpang” agar capaian tujuan, benar-benar maksimal.

Di ruang lingkup lingkaran politik, lupa melupakan atau tinggal meninggalkan, itu sudah hal yang lumrah. Bagi yang merasa terlupakan atau dilupakan, dan yang merasa ditinggalkan atau tertinggalkan, ya harus menentukan sikap.

Tetap merasa bagian dari tujuan politik – dapat menerima situasi keterbatasan penumpang gerbong politik – dan menjalankan fungsinya di luar lingkaran, sebagai gerakan gerbong militan. Berjuang di luar gerbong politik, dan menjadi supplyer dokumentasi politik kebersamaan dalam membangun.

Atau merubah posisi, menjadi pihak yang berseberangan, dan menjadi alat pengawasan melekat terhadap tujuan masinis gerbong politik. Artinya, tidak sekadar ngomel-ngomel ngedumel tidak jelas arah, karena rasa emosi tidak masuk dalam gerbong politik.

Baca juga : Dua perempuan “tangguh” kepala daerah, Rohani Darus Daniel dan Susanti Dewayani

Jangan baper

Sebagai bagian dari proses pencapaian kemenangan politik, jangan jadi terbawa perasaan (baper), saat terjadinya pemutusan mata rantai keterkaitan.

Berpolitik itu tidak bergaransi sikap konsisten. Karena, kepentingan pribadi, kepentingan kelompok dan kepentingan partai, sangat kental, dibandingkan konsistensi yang kapan saja dapat mencair.

Kemudian, jangan baper juga dengan pernyataan bahwa politik itu kejam. Karena, kekejaman itukan, hanya masalah perasaan, sementara berpolitik tidak serta merta mengaitkan apa yang disebut perasaan.

Jadi, jangan baper, agar saat memposisikan diri, benar-benar kuat. Sehingga, sebagai apa pun pilihan yang ditetapkan, menjadi sebuah kekuatan yang diperhitungkan.

Tidak lagi bergerak, sebatas narasi ke narasi, tetapi menjadi alat penekan dengan narasi yang diperkuat data. Agar orang-orang yang berada dalam gerbong politik atau politik gerbong itu, menjadi waspada dan tetap berada di relnya, agar gerbong politik atau politik gerbong itu, sampai ke tujuannya dengan baik.

Baca juga : SEMANGAT branding “Simaloengoen” dan transparansi

Tidak perlu gusar atau grasa-grusu

Memposisikan diri, tidak perlu gusar atau grasa-grusu. Karena masinis mau pun para penumpang “gerbong politik” atau “politik gerbong”, hanya merasa gerah, jika orang-orang yang berada di luar komunitas mereka, mampu mempertunjukkan kualitas narasi dan data.

Kemudian, sebagai sesama-sama bagian dari pertumbuhan dan perkembangan sebuah wilayah, dimana perbedaan satu sama lainnya, hanya pada gerbong, sepatutnya saling memahami, bahwa waktu akan menghasilkan jawaban atas sukses tidaknya sebuah misi “gerbong politik” atau “politik gerbong”.

Perlu juga dicamkan, “gerbong politik” atau “politik gerbong”, adalah sarana bergeraknya sebuah visi-misi. Sekali lagi, ada kepentingan yang sangat kental di dalamnya. Yang membutuhkan pengawasan, agar kepentingan itu, tidak sepenuhnya menjadi kepentingan pribadi, kepentingan kelompok atau kepentingan partai. Tetapi, harus tetap diawasi dan dijaga agar menjadi kepentingan orang banyak, yakni rakyat sejahtera.

Kemampuan daya pikir (otak) “gerbong politik” atau “politik gerbong”, harus dibarengi dengan kemampuan yang sama (bila perlu melebihi) dari orang-orang yang berada di luar gerbong. Tetapi, harus tetap di jalur kepentingan orang banyak, yakni rakyat sejahtera.

Ingot Simangunsong, pimpinan redaksi segaris.co

Tags: GerbongPolitik
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Ingot Simangunsong
Kolom

Dari kemiskinan menuju kebangkitan: Perjalanan Etiopia menjadi Negara yang terus bertumbuh

by Ingot Simangunsong
18 Juli 2026 | 07:53 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  SELAMA puluhan tahun, nama Etiopia identik dengan kelaparan dan kemiskinan. Namun dalam dua dekade terakhir, negara...

Read more
Ingot Simangunsong
Kolom

Tipping Point terberantasnya korupsi di Indonesia: Mungkinkah terjadi?

by Ingot Simangunsong
16 Juli 2026 | 08:52 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong KORUPSI masih menjadi salah satu tantangan terbesar bangsa Indonesia. Hampir setiap tahun, aparat penegak hukum mengungkap...

Read more
Kolom

RUU Perampasan Aset: Mengapa terus tertunda saat rakyat menanggung dampak korupsi?

by Ingot Simangunsong
13 Juli 2026 | 06:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong Ingot Simangunsong KORUPSI bukan sekadar pelanggaran hukum. Kejahatan ini merampas hak masyarakat atas pendidikan yang layak,...

Read more
Kolom

Nama Celine Evangelista muncul di tengah kasus Febrie Adriansyah, Apa benang merahnya?

by Ingot Simangunsong
12 Juli 2026 | 22:00 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong Ingot Simangunsong PENETAPAN mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, sebagai...

Read more
Kolom

Dari pemburu Koruptor menjadi Tersangka: Runtuhnya jejak kekuasaan Febrie Adriansyah

by Ingot Simangunsong
12 Juli 2026 | 01:34 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong MANTAN Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, kini menghadapi babak paling...

Read more
Tak Berkategori

Ketika Rakyat mengencangkan ikat pinggang, mengapa korupsi justru semakin beringas?

by Ingot Simangunsong
22 Juni 2026 | 06:46 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong Ingot Simangunsong  DI tengah kehidupan masyarakat yang semakin berat, pertanyaan ini kerap muncul dalam percakapan sehari-hari: mengapa...

Read more

Berita Terbaru

News

Masinton Pasaribu: Keselamatan warga adalah prioritas utama penanganan banjir Tapanuli Tengah

20 Juli 2026 | 02:05 WIB
News

Banjir bandang terjang Tapanuli Tengah, ratusan warga mengungsi

20 Juli 2026 | 01:39 WIB
News

‎Pemkab Taput lakukan penyegaran birokrasi, tekankan kompetensi dan integritas

19 Juli 2026 | 18:34 WIB
News

‎Bupati Taput dorong penguatan karakter ‘SAITAPAIAS’ dan literasi ‘TAPAMAJUMA’ di SMPN 1 Tarutung

19 Juli 2026 | 16:15 WIB
News

19 Juli 2026 | 14:25 WIB
News

Residivis Narkoba ditangkap di depan Gereja HKBP Sukadame, sabu dan ganja disita

19 Juli 2026 | 13:57 WIB
News

Timsus Dayok Mirah patroli malam, amankan dua motor berknalpot brong

19 Juli 2026 | 11:42 WIB
News

Wesly Silalahi hadiri Reuni Akbar SMP Cinta Rakyat 1, kenang masa sekolah

19 Juli 2026 | 05:12 WIB
News

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan mediasi perselisihan Aantarwarga

18 Juli 2026 | 15:15 WIB
News

Kapolres Pematangsiantar pimpin latihan menembak tingkatkan kesiapsiagaan personel

18 Juli 2026 | 15:03 WIB
News

Polres Pematangsiantar gelar Baksos di Panti Jompo

18 Juli 2026 | 14:14 WIB
Kolom

Dari kemiskinan menuju kebangkitan: Perjalanan Etiopia menjadi Negara yang terus bertumbuh

18 Juli 2026 | 07:53 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita