Segaris.co
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir

Amerika fitnah China, deradikalisasi bilangnya langgar HAM

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
17 April 2022 | 15:17 WIB
in Buah Pikir

Penulis | Ery Jely Bandaro

 

SETELAH FPI dan HTI dibubarkan, para pengikutnya seperti anak kehilangan induknya. Mereka ini sebagian ada yang jadi lone Wolf  atau Srigala kesepian.

Biasanya sangat mudah diprovokasi oleh aktor intelektual untuk tujuan politik. Biasanya provokasi mereka tidak sulit. Cukup mengulang-ulang narasi dari para mentor sebelumnya. Mereka siap jadi srigala penyerang.

Mereka tidak peduli resiko dirinya.Mereka sangat yakin bahwa apa yang dia lakukan menuju surga yang dijanjikan Allah.

Baca juga: Sekali lagi tentang Nekolim

Bubarkan HTI belum cukup, tirulah China

Kesalahan terbesar Jokowi adalah membubarkan HTI dan FPI tanpa diikuti dengan program deradikalisasi. Kita bisa belajar dari kehebatan China melakukan deradikalisasi di wilayah Xinjiang.

Pertama, para pemikir atau aktor intelektualnya ditangkap. Mereka tidak dipenjara. Tetapi ditempatkan dalam camp pembinaan.

Mereka dijauhkan dari semua media massa dan buku bacaan. Mereka hanya disuruh kerja. Di camp itu ada pabrik beragam.

Di sanalah mereka bekerja. Dapat gaji. Otomatis mereka tidak bisa berkumpul sesama mereka.  Mereka berbaur dengan pekerja lain.

Sementara para lone Wolf ini ditangkap. Tidak juga dipenjara. Mereka tidak dipekerjakan di camp. Tetapi masuk program pendidikan ketrampilan, yang siap menjadikan mereka punya kompetensi untuk masuk lapangan kerja.

Yang ingin  berwiraswasta usaha kreatif, diberikan informasi peluang usaha dan pelatihan mengenai product knowledge. Termasuk modal usaha. Setelah lulus proses training, mereka dipekerjakan di pabrik di luar camp. Sudah ada ribuan pabrik yang siap menampung mereka. Yang wirausaha diberi kios atau tempat di kawasan industri kecil.

Baca juga: Keruntuhan kapitalisme Barat oleh ekonomi gotong royong Timur 

Amerika fitnah camp deradikalisasi

Tahun 2014 camp deradikalisasi itu dioperasikan. Camp itu dibuat diam-diam dengan anggaran miliaran dollar.

Namun akhirnya 2019 bocor di media massa. Siapa yang bocorkan? New York Times. Otomatis jadi issue international. Barat dan AS menuduh China melanggar HAM.

Tetapi China bijak. China engga ladenin. Justru China undang ormas islam seperti NU, Muhammdiyah datang berkunjung ke camp. Lihat sendirilah. Apa yang terjadi di camp. Benarkah yang ditulis Barat itu? Ternyata AS memang sebarkan hoax dan fitnah soal Xinjiang.

Apa yang terjadi kemudian? Tahun 2021. Praktis tidak ada lagi radikalisasi di Xinjiang. Para aktor intelektual sudah dipulangkan ke rumah. Mereka sekarang kesepian. Mengapa? karena para pengikutnya pada sibuk kerja dan wiraswasta.

Mesjid sepi pengunjung. Orang lebih suka sholat di rumah. Agama tidak lagi ada di ruang politik, tetapi masuk ranah privat menjadi karakter amanah, pekerja keras, dan kreatif. Mereka memakmurkan bumi lewat kerja bukan lewat congor. (***)

 

 

Tags: AmerikaCampChinaDeradikalisasiFitnah
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

Bobby harus belajar (lagi) kewenangan kepala daerah

by Ingot Simangunsong
26 Agustus 2026 | 19:59 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan    BOBBY NASUTION kembali melakukan akrobat politik dengan menjadi kepala daerah paling peduli terhadap warga. Gubernur...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Timoty Situmorang, telusuri silsilah Op Tuan Situmorang

by Ingot Simangunsong
25 Agustus 2026 | 07:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   TIMOTY SITUMORANG, 27 tahun, lahir di Kota Medan, tetapi dia sangat pasih berbahasa Batak. Anak...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Tingkat inflasi Sumut tinggi, TANGGUNG JAWAB SIAPA?

by Ingot Simangunsong
16 Agustus 2026 | 22:51 WIB
0

Oleh | Sutrisno Pangaribuan Kantor Gubernur Sumut BERDASARKAN Perda No.10 Tahun 2025 Tentang Perubahan Atas Perda No.8 Tahun 2022 Tentang...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Warga HKBP dijanjikan Sekda, ternyata hanya tiga bulan

by Ingot Simangunsong
3 Agustus 2026 | 14:28 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan SETELAH skenario awal menjadikan Topan Ginting sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) kandas. Bobby...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Stop pencitraan! Tidak ada urgensi Bobby-Surya berkantor di Nias

by Ingot Simangunsong
31 Juli 2026 | 15:06 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan AKSI Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dan Surya berkantor di Pulau Nias hanya...

Read more
Buah Pikir

Diawali asesmen, Dinas Pendidikan Tapanuli Utara akan tingkatkan mutu pendidikan

by Ingot Simangunsong
31 Juli 2026 | 11:18 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang LANGKAH yang dilakukan Kadis Pendidikan Tapanuli Utara Freddy Advent Panjaitan untuk meningkatkan mutu pendidikan sangat tepat....

Read more

Berita Terbaru

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
News

‎Bupati Tapanuli Utara temui Kepala BBWSS II, usulkan pemulihan irigasi dan tanggul

31 Agustus 2026 | 13:13 WIB
News

Bayu Wicaksono alias Ncek pulang dari Myanmar, buronan dua tahun berakhir di Bareskrim

31 Agustus 2026 | 11:16 WIB
SEREMONI

Wali Kota ajak DMI makmurkan masjid dan masyarakat Siantar

31 Agustus 2026 | 08:48 WIB
News

“RUU Perampasan Aset: senjata baru Negara mengejar harta kejahatan, tapi siapa yang mengawasi?”

30 Agustus 2026 | 13:38 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus